Gubernur Jawa Barat Lantik Ratusan Pejabat di Bawah Kolong Tol: Simbol Gerakan Nyata Tata Wilayah

Gubernur Jawa Barat Lantik Ratusan Pejabat di Bawah Kolong Tol: Simbol Gerakan Nyata Tata Wilayah

Bandung, Faktaindonesianews.com — Dalam suasana tak biasa, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melantik pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

Uniknya, pelantikan ini dilakukan bukan di ruang seremonial, melainkan di kolong jembatan tol kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung, 02/07/2025.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa lokasi pelantikan bukan tanpa alasan. Ia ingin seluruh pejabat menyaksikan langsung realita di lapangan, yang masih jauh dari kata tertata.

“Saya mengajak Saudara ke sini agar bisa melihat langsung, masih banyak yang harus ditata. Bila melintas dari Cileunyi ke arah Sumedang, sebelah kanan masih terlihat kumuh, pedagang belum tertata rapi, sampah berserakan,” ucapnya.

Menurutnya, pejabat tak boleh berlindung di balik alasan kewenangan. Ia menekankan bahwa pemerintah adalah regulator, dan regulator harus bergerak, bukan diam.

“Kalau ada yang macet, regulator harus melancarkannya,” tegas Dedi yang akrab disapa KDM.

Ia juga menggambarkan Jawa Barat sebagai sepenggal tanah surga, yang keindahannya bisa rusak jika tidak dijaga oleh pejabat dan masyarakatnya sendiri. Oleh karena itu, ia menyerukan agar seluruh elemen bergerak cepat dalam penataan dan kebersihan wilayah.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Sekretaris Daerah Herman Suryatman, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya.

Selain pelantikan, KDM juga secara simbolis menyerahkan bantuan pembenahan pengairan untuk Kabupaten Karawang.

Adapun pejabat yang dilantik terdiri dari jabatan Kepala Bidang, Kepala Cabang Dinas, Kepala Unit Pelaksana Teknis, hingga Kepala Subbagian Tata Usaha di berbagai dinas dan unit kerja Pemprov Jabar.

Jumlah pejabat yang dilantik mencapai lebih dari 100 orang, mencakup berbagai sektor seperti kesehatan, pendidikan, perhubungan, energi, pertanian, perindustrian, hingga sosial.

Pelantikan ini menjadi simbol bahwa perubahan bisa dimulai dari tempat yang paling sederhana sekalipun, asalkan disertai komitmen nyata dari seluruh unsur pemerintahan.

“Jawa Barat harus bersih dan tertata agar enak dipandang mata. Jangan tunggu lama, segera bertindak,” pungkas Gubernur Dedi Mulyadi.

Pos terkait