Jakarta, Faktaindonesianews.com – Indonesia akan menurunkan 15 wakil terbaiknya pada ajang Denmark Open 2025 yang digelar di JYSKE Bank Arena, Odense, pada 14–19 Oktober 2025. Turnamen bergengsi ini merupakan bagian dari rangkaian BWF World Tour Super 750, yang menjadi salah satu panggung penting menjelang persaingan menuju World Tour Finals.
Tim bulu tangkis Indonesia datang dengan komposisi pemain utama di semua sektor. Pada nomor tunggal putra, Indonesia menurunkan tiga nama andalan yakni Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Alwi Farhan. Ketiganya diharapkan mampu menembus babak-babak akhir untuk mengamankan poin penting di ranking dunia.
Sementara di sektor tunggal putri, dua nama tangguh siap beraksi: Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani. Keduanya tampil dengan performa yang terus meningkat sepanjang musim 2025. Gregoria, misalnya, sempat menembus semifinal Japan Open, sementara Putri KW menunjukkan grafik naik di turnamen Asia sebelumnya.
Fajar/Fikri Fokus Adaptasi Cuaca Dingin Odense
Sektor ganda putra menjadi tumpuan terbesar Indonesia di Denmark Open kali ini. Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil konsisten di tur Asia. Mereka akan bahu-membahu bersama Bagas Maulana/Leo Rolly Carnando, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, serta Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
“Kondisi dan persiapan kami cukup baik. Kami fokus memperbaiki pola permainan dan menambah power jelang laga,” ujar Shohibul Fikri melalui rilis resmi PBSI, Senin (13/10).
Hal senada disampaikan Fajar Alfian yang menyoroti perbedaan kondisi cuaca di Denmark. “Yang berbeda dari dua tur Asia kemarin mungkin lebih ke adaptasi cuaca yang mulai dingin,” kata Fajar.
Ganda Putri dan Campuran Tak Mau Kalah Bersaing
Di nomor ganda putri, Indonesia menurunkan tiga pasangan muda potensial: Amallia Cahaya Pratiwi/Lanny Tria Mayasari, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Ketiganya diharapkan mampu memberi kejutan, mengingat sektor ini tengah mengalami regenerasi besar.
Sementara di sektor ganda campuran, ada tiga pasangan yang siap bertarung, yaitu Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, serta duet berpengalaman Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil. Ketiganya menjadi harapan Indonesia untuk memperkuat dominasi di nomor campuran yang tengah kompetitif.






