Bogor, Faktaindonesianews.com— Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Desa Kalong Liud, Kecamatan Nanggung, Senin (21/7), untuk meninjau kerusakan irigasi yang telah lama dikeluhkan warga.
Irigasi yang rusak sejak bencana alam pada 2020 itu belum juga mendapatkan perbaikan tuntas. Dampaknya, sekitar 80 hektare sawah milik warga tidak bisa digarap optimal.
“Kita lihat langsung kondisi irigasi yang terdampak bencana beberapa kali, terutama sejak tahun 2020. Alhamdulillah, tahun ini insya Allah sudah dianggarkan oleh Bapak Bupati Bogor untuk diperbaiki,” ujar Jaro Ade di lokasi.
Menurut Jaro Ade, keluhan ini sempat disampaikan langsung oleh Kepala Desa Kalong Liud saat dirinya dan Bupati Bogor mengunjungi Desa Malasari beberapa waktu lalu. Saat itu, Jaro Ade menegaskan pentingnya irigasi tersebut untuk menopang sektor pertanian lokal.
“Informasinya memang sempat ada perbaikan, tapi rusak kembali karena bencana susulan. Maka dari itu, kita pastikan tahun ini harus dibangun kembali,” katanya menegaskan.
Pemerintah Kabupaten Bogor, lanjutnya, berkomitmen menyelesaikan masalah infrastruktur dasar, terutama irigasi pertanian, sebagai langkah nyata memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.
“Insya Allah tahun ini dibangun. Kita ingin memastikan masyarakat, khususnya petani, dapat kembali menggarap lahan secara optimal,” tutup Jaro Ade.
Peninjauan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Bogor tidak tinggal diam dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat desa.
Selain mendukung sektor pertanian, perbaikan ini juga sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo dalam membangun ketahanan pangan nasional.
