Jelang Lebaran, Wali Kota Bandung Pastikan Harga Sembako Stabil dan Pasokan Aman

Jelang Lebaran, Wali Kota Bandung Pastikan Harga Sembako Stabil dan Pasokan Aman

Faktaindonesianews.com, Bandung – Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Bandung memastikan kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terkendali. Hal ini disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, usai melakukan pemantauan langsung di sejumlah pusat perdagangan.

Peninjauan dilakukan di Pasar Kosambi dan Yogya Sunda pada Selasa (17/3), yang mewakili kondisi pasar tradisional dan ritel modern di Kota Bandung.

Bacaan Lainnya

“Secara umum harga stabil karena suplai juga terjaga. Permintaan memang meningkat menjelang Lebaran, tapi masih bisa dipenuhi dengan baik,” ujar Farhan.

Permintaan Naik, Produk Oleh-Oleh Laris

Di tengah lonjakan kebutuhan masyarakat, Farhan mencatat adanya peningkatan signifikan pada permintaan produk oleh-oleh, terutama makanan ringan. Bahkan, sejumlah pelaku usaha sudah mulai mendistribusikan produknya ke luar kota.

Fenomena ini menunjukkan aktivitas ekonomi menjelang Lebaran tetap bergairah, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.

Sejumlah Komoditas Tetap Diwaspadai

Meski kondisi umum stabil, Pemkot Bandung tetap mencermati potensi kenaikan harga pada beberapa komoditas strategis seperti cabai, telur ayam, dan daging sapi.

Farhan mengungkapkan, harga cabai domba menjadi yang tertinggi, mencapai sekitar Rp100.000 per kilogram. Namun untuk komoditas lain seperti beras, minyak, dan daging sapi masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Sementara itu, harga telur justru mengalami penurunan dari Rp32 ribu menjadi sekitar Rp30–31 ribu per kilogram, dan harga ayam relatif stabil.

Distribusi Lancar, Pasokan Aman

Dari sisi pasokan, distribusi bahan pokok dinilai berjalan lancar. Peran distributor serta dukungan dari Perum Bulog menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan barang di pasaran.

Farhan juga memastikan keamanan pangan tetap terjaga, termasuk produk perikanan yang dipasok dari berbagai daerah seperti Indramayu hingga Jawa Timur.

“Kota Bandung bukan daerah produsen, jadi sangat bergantung pada suplai. Selama distribusi lancar, harga akan tetap stabil,” jelasnya.

Daya Beli Masyarakat Tetap Terjaga

Farhan menambahkan, daya beli masyarakat menjelang Lebaran masih stabil. Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) turut mendorong perputaran ekonomi di berbagai sektor.

“Permintaan tinggi, suplai cukup, dan daya beli stabil. Ini menunjukkan keseimbangan ekonomi tetap terjaga,” katanya.

Imbauan Takbiran Tertib

Selain memastikan stabilitas ekonomi, Pemkot Bandung juga menyiapkan sejumlah agenda menjelang Lebaran, termasuk pelaksanaan Salat Id di Plaza Balai Kota yang dilanjutkan dengan silaturahmi bersama warga.

Untuk malam takbiran, Farhan akan melakukan pemantauan langsung guna memastikan kebersihan lingkungan serta keamanan tetap terjaga, termasuk melalui penguatan siskamling.

Ia pun mengimbau masyarakat merayakan takbiran secara tertib.

“Takbir keliling boleh, tapi harus tertib. Yang tidak boleh itu pawai geng motor. Kita ingin suasana tetap aman dan nyaman,” tegasnya.

Dengan kondisi harga yang stabil dan pasokan yang aman, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan pokok.

Pos terkait