Bandung, Faktaindonesianews.com – Para pemangku kepentingan Kota Bandung menegaskan komitmen penuh untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan malam pergantian Tahun Baru 2026.
Komitmen tersebut diperkuat melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang digelar di Polrestabes Bandung, sebagai langkah antisipatif menghadapi meningkatnya aktivitas masyarakat dan kunjungan wisatawan.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono menyampaikan bahwa dinamika pergerakan masyarakat pada momen Natal dan Tahun Baru tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan signifikan.
Oleh karena itu, diperlukan kesiapsiagaan dan kerja sama seluruh unsur, mulai dari aparat keamanan, pemerintah daerah, hingga instansi pendukung lainnya.
Sebagai bentuk kesiapan konkret, Polrestabes Bandung bersama unsur terkait menyiapkan 19 pos pengamanan, yang terdiri dari pos pengamanan (Pospam), pos pelayanan (Posyan), serta pos terpadu. Pos-pos tersebut disebar di berbagai titik strategis Kota Bandung yang rawan kepadatan dan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama libur akhir tahun.
Selain pengamanan kawasan publik, aparat juga memfokuskan perhatian pada pengamanan tempat ibadah. Sebanyak 149 gereja di Kota Bandung menjadi prioritas pengamanan, dengan dukungan sekitar 1.500 personel gabungan yang berasal dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk.
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Budi Sartono juga mengimbau masyarakat agar merayakan malam pergantian tahun secara tertib dan bertanggung jawab.
Ia secara khusus mengingatkan agar warga tidak menghentikan kendaraan di atas jembatan atau flyover, karena berpotensi menimbulkan kemacetan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Silakan bereuforia, namun tetap patuhi aturan. Jangan berhenti di atas flyover demi keselamatan dan kelancaran lalu lintas bersama,” tegasnya.
Kolaborasi lintas sektoral ini tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan lalu lintas, tetapi juga pada kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung. Aparat memastikan kawasan wisata tetap kondusif, aman, dan tertib selama periode libur Nataru.
Dari sisi layanan kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Bandung turut menyiapkan pos kesehatan (poskes) dan ambulans di setiap pos pengamanan. Khusus pada malam Tahun Baru, ambulans mobile juga disiagakan di titik-titik keramaian untuk memastikan respons cepat terhadap kondisi darurat.
Selain itu, layanan Bandung Siaga 112 dipastikan beroperasi 24 jam penuh, didukung dengan panic button di dua titik keramaian sebagai bentuk penguatan sistem tanggap darurat bagi masyarakat.
Sementara itu, perwakilan BMKG Provinsi Jawa Barat, Yully, mengingatkan bahwa pada periode 20–31 Desember 2025 hingga Januari 2026, wilayah Kota Bandung diprakirakan mengalami kondisi cuaca menengah hingga tinggi, dengan dominasi status oranye.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat langkah mitigasi risiko, terutama terhadap potensi hujan lebat dan dampak turunannya.






