Faktaindonesianews.com – Pebulu tangkis Korea Selatan, Kim Ga Eun, menjadi sosok kunci di balik keberhasilan timnya menjuarai Uber Cup 2026 yang berlangsung di Horsens, Minggu (3/5/2026).
Kim tampil impresif di partai final dengan menumbangkan wakil China, Chen Yufei, dua gim langsung 21-19 dan 21-15. Kemenangan tersebut membuat Korea unggul 2-1 dan membuka jalan menuju gelar juara.
Tumbangkan Lawan Tangguh Meski Rekor Buruk
Kemenangan Kim Ga Eun terbilang mengejutkan. Pasalnya, sebelum laga final, ia memiliki catatan buruk saat menghadapi Chen Yufei, yakni hanya menang satu kali dari sembilan pertemuan.
Selain itu, dari segi prestasi, Kim juga kalah mentereng dibanding Chen yang merupakan salah satu pemain top dunia. Namun di partai krusial ini, Kim justru mampu tampil tenang dan efektif.
Disimpan di Semifinal Jadi Titik Balik
Kim mengungkapkan bahwa keputusan tim pelatih yang tidak memasukkannya dalam lineup saat menghadapi Indonesia di semifinal justru menjadi titik balik performanya.
Menurutnya, hal tersebut menjadi semacam teguran setelah ia tampil kurang maksimal saat melawan wakil Taiwan, Lin Hsiang Ti, di babak perempat final.
“Saya tidak ada di line up dalam duel lawan Indonesia di babak semifinal karena saya tidak bermain baik sebelumnya,” ujar Kim seperti dikutip dari situs resmi BWF.
Motivasi dan Energi Jadi Kunci Kemenangan
Tak hanya sebagai evaluasi, keputusan tersebut juga memberikan keuntungan bagi Kim dari segi kondisi fisik dan mental. Ia merasa lebih segar dan termotivasi saat turun di partai final.
“Hal itu membantu saya menyimpan tenaga untuk laga hari ini. Dan keputusan itu juga jadi motivasi yang bagus bagi saya,” lanjutnya.
Korea Kunci Gelar Lewat Ganda Putri
Setelah kemenangan Kim Ga Eun, Korea memastikan gelar juara lewat pasangan ganda putri Baek Ha Na / Kim Hye Jeong yang mengalahkan pasangan China Jia Yifan / Zhang Shuxian di partai keempat.
Sebelumnya, poin pertama Korea dipersembahkan oleh An Se Young yang tampil dominan saat mengalahkan Wang Zhiyi dengan skor 21-10, 21-13.
Gelar Ketiga Korea di Uber Cup
Keberhasilan ini menjadi gelar ketiga Korea Selatan sepanjang sejarah Uber Cup. Sebelumnya, mereka sukses menjadi juara pada edisi 2010 dan 2022.
Kemenangan atas China di final kali ini semakin menegaskan dominasi Korea dalam beberapa edisi terakhir turnamen beregu putri paling bergengsi tersebut.
