LavAni Juara SBY Cup 2026, Tampil Nyaris Sempurna Sepanjang Turnamen

Faktaindonesianews.com – Tim voli LavAni Transmedia sukses menutup perjalanan di SBY Cup 2026 dengan performa impresif. Tim yang diperkuat Dio Zulfikri dan kolega itu tampil nyaris tanpa cela setelah hanya kehilangan satu set sepanjang turnamen berlangsung.

Sejak fase grup, LavAni langsung menunjukkan dominasi sebagai salah satu kandidat kuat juara. Pada laga pembuka, skuad asuhan Erwin Rusni berhasil membungkam Perumda Tirta Bhagasasi dengan skor telak 3-0.

Bacaan Lainnya

Performa konsisten kembali ditunjukkan saat menghadapi Semarang Bank Jateng. LavAni kembali meraih kemenangan meyakinkan 3-0 tanpa memberi banyak ruang bagi lawan untuk berkembang.

Satu-satunya set yang lepas dari tangan LavAni terjadi ketika menghadapi PBV Pasundan. Meski sempat kehilangan satu set, LavAni tetap keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1.

Memasuki babak semifinal, dominasi LavAni belum terbendung. Mereka berhasil mengalahkan DPUPR Alib Grobogan dengan skor meyakinkan 3-0 untuk memastikan tiket ke partai final.

Pada laga puncak, LavAni kembali bertemu Tirta Bhagasasi yang tampil sebagai kuda hitam turnamen. Namun pengalaman dan kualitas skuad LavAni kembali berbicara. Mereka sukses menaklukkan lawannya dan memastikan trofi juara SBY Cup 2026 dibawa pulang ke markas klub binaan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.

Pelatih LavAni, Erwin Rusni, mengakui timnya masih memiliki sejumlah catatan evaluasi meski berhasil keluar sebagai juara. Ia menyoroti kesalahan kecil dalam servis dan smash yang menurutnya masih perlu diminimalisasi ke depan.

Menurut Erwin, kondisi lapangan dan minimnya waktu latihan menjadi salah satu kendala selama turnamen berlangsung. Jadwal pertandingan yang padat membuat tim sulit menggelar sesi latihan secara maksimal.

“Di satu sisi jarak line dari sini karena memang terlalu dekat, jadi kurang maksimal. Terus memang juga karena kita waktu latihan pun gak ada. Karena ini hanya satu hari, karena bermain kan setiap hari. Gak mungkin kita ambil latihan dengan waktu yang mepet,” ujar Erwin.

Lebih lanjut, Erwin berharap SBY Cup dapat digelar rutin setiap tahun dengan jumlah peserta yang lebih banyak, termasuk tim profesional dan akademi voli dari berbagai daerah.

Menurutnya, turnamen seperti ini penting untuk meningkatkan antusiasme masyarakat sekaligus menjadi wadah pembinaan pemain muda lokal agar semakin berkembang dan mendapat panggung kompetitif.

Sementara itu, outside hitter LavAni yang juga dinobatkan sebagai MVP SBY Cup 2026, Boy Arnez Arabi, berharap kompetisi mendatang bisa berlangsung lebih meriah dan kompetitif.

Meski demikian, Boy menilai persaingan pada edisi tahun ini sudah cukup ketat karena diikuti tim-tim berkualitas dari Indonesia.

“Saya berharap makin meriah, makin ramai peminatnya. Ya mungkin tim peserta SBY Cup 2026 sudah yang terbaik di Indonesia,” kata Boy.

Pemain andalan LavAni itu juga mengaku bersyukur atas penghargaan MVP yang diraihnya di turnamen tersebut. Baginya, gelar individu itu menjadi motivasi untuk terus berkembang dan mempertahankan performa terbaik pada kompetisi berikutnya.

“Ya buat pelajaran saya ke depan untuk mempertahankan gelar ini,” ucap Boy.

Pos terkait