Faktaindonesianews.com, Bandung – Memasuki musim kemarau, masyarakat di Bandung diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah potensi bencana. Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi, menegaskan bahwa meski kota ini relatif aman dari kebakaran hutan, risiko kebakaran permukiman dan kekeringan tetap perlu diantisipasi.
Menurut Didi, di sejumlah wilayah Indonesia seperti Kalimantan, musim kemarau kerap memicu kebakaran hutan dan lahan dalam skala besar. Namun kondisi tersebut tidak terlalu relevan di Kota Bandung karena tidak memiliki kawasan hutan luas.
“Kalau berbicara potensi bencana di musim kemarau di beberapa daerah seperti Kalimantan biasanya terjadi kebakaran hutan. Namun di Kota Bandung relatif tidak ada karena kita tidak memiliki kawasan hutan yang luas,” ujarnya.
Waspada Kebakaran di Permukiman
Meski tidak tergolong bencana besar dalam regulasi kebencanaan, kebakaran di kawasan permukiman tetap menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Didi mengingatkan bahwa sebagian besar kasus kebakaran rumah terjadi akibat kelalaian.
Beberapa faktor yang sering menjadi pemicu antara lain instalasi listrik yang tidak aman, penggunaan colokan listrik secara berlebihan, serta aktivitas memasak yang ditinggalkan tanpa pengawasan.
“Sering kali ketika sedang memasak, orang justru meninggalkan dapur, misalnya karena menonton televisi atau bermain ponsel. Hal-hal seperti ini yang sering memicu kebakaran,” jelasnya.
Ancaman Kekeringan dan Ketersediaan Air
Selain kebakaran, potensi lain yang perlu diwaspadai selama musim kemarau adalah kekeringan. Jika musim kemarau berlangsung cukup panjang, kondisi ini bisa berdampak pada terbatasnya pasokan air bersih bagi masyarakat.
Karena itu, Didi mengimbau warga untuk mulai melakukan langkah antisipasi sederhana, salah satunya dengan menghemat penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari.
“Yang paling penting adalah masyarakat bisa menghemat penggunaan air. Jangan sampai penggunaan air berlebihan apalagi jika musim kemarau berlangsung cukup lama,” katanya.
Risiko Vegetasi Kering
Dalam kajian kebencanaan, musim kemarau termasuk dalam kategori hidrometeorologi kering. Pada kondisi ini, vegetasi kering seperti ilalang dapat menjadi pemicu kebakaran jika terkena percikan api, meskipun skalanya relatif kecil.
Didi menambahkan, wilayah yang masih memiliki area hijau atau vegetasi kering, terutama di bagian atas Kota Bandung, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tersebut.
Pentingnya Kesadaran Masyarakat
Meski risiko bencana besar tergolong rendah, Didi menekankan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan. Disiplin dalam penggunaan listrik, kehati-hatian saat memasak, serta penghematan air menjadi langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko.






