Ciamis, Faktaindoesianews.com – H. Nanang Permana, MH, kembali mendapatkan kepercayaan untuk memimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ciamis untuk periode 2025–2030. Penetapan tersebut diumumkan langsung oleh jajaran DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, berdasarkan SK DPP PDI Perjuangan, dalam gelaran Konferensi Cabang (Konfercab) yang berlangsung di Hotel Santika Tasikmalaya, Senin (8/2/2025).
Dalam forum resmi itu, struktur inti kepengurusan juga ditetapkan. Dede Iwan dipercaya sebagai Sekretaris DPC, sementara Erwin Rahayu Dikusumah ditunjuk sebagai Bendahara DPC. Penetapan ini menjadi langkah awal pembentukan formasi kepengurusan yang lebih solid untuk lima tahun mendatang.
Konfercab sendiri digelar serentak dengan lima DPC lainnya di wilayah Priangan Timur, antara lain Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Pangandaran. Selain pembentukan kepengurusan, agenda juga mencakup penyampaian laporan pertanggungjawaban dari tiap DPC serta pemaparan garis besar program kerja ke depan.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Nanang Permana beserta jajaran langsung menyusun kepengurusan lengkap untuk periode 2025–2030. Struktur baru tersebut kemudian dilantik oleh Ketua DPP PDI Perjuangan, Puti Guntur Soekarno, sebagai penanda dimulainya masa kerja baru DPC PDI Perjuangan Ciamis.
Target Menang di Setiap Kontestasi Politik
Dalam sambutannya, Nanang Permana menyampaikan rasa terima kasih kepada DPP, terutama kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto, atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.
“Bagi saya, ini bukan soal perasaan, tetapi sebuah amanah. Tugas saya memastikan PDI Perjuangan Ciamis semakin maju dan mampu memenangkan setiap event politik,” ujar Nanang.
Ketika berbicara mengenai target politik ke depan, Nanang menegaskan bahwa pada Pemilu 2029, baik legislatif maupun presiden, DPC Ciamis menargetkan kemenangan. Meski belum menetapkan angka pasti, ia menegaskan bahwa kemenangan tetap menjadi prioritas utama.
Terkait jumlah kursi legislatif, Nanang mengatakan masih menunggu kepastian skema Pemilu 2029, apakah hanya untuk DPR RI atau digabungkan dengan pemilihan DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Meski begitu, ia memastikan bahwa peningkatan kursi di semua tingkatan tetap menjadi target utama, termasuk di ranah eksekutif.
Fokus Regenerasi dan Penyegaran Struktur
Nanang juga menyoroti pentingnya regenerasi dalam kepengurusan periode terbaru. Dari total 21 orang, hanya tiga pengurus yang berusia di atas 50 tahun. Selebihnya, 18 orang merupakan kader muda berusia di bawah 50 tahun.
“Komposisi ini bagian dari komitmen kami terhadap regenerasi dan penyegaran organisasi,” tegas Nanang.






