Faktaindonesianews.com – Langkah politik mengejutkan datang dari mantan Bupati Indramayu periode 2021–2024, Nina Agustina Dai Bachtiar. Ia menyambangi kediaman Presiden ketujuh RI, Joko Widodo, di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Rabu (25/2/2026).
Kedatangan Nina ke rumah ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu didampingi Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Barat, Abang Ijo Hapidin. Agenda utamanya jelas: meminta restu untuk bergabung dan membesarkan PSI di Jawa Barat.
Minta Restu, Siap Besarkan PSI Jabar
Hapidin mengungkapkan, kehadiran Nina bukan sekadar silaturahmi biasa. Ia memastikan bahwa mantan kepala daerah tersebut kini resmi bergabung dengan PSI.
“Ibu Nina sekarang bergabung dengan kita, membesarkan PSI di Jabar,” ujar Hapidin kepada awak media.
Meski demikian, jabatan resmi Nina di struktur partai belum ditentukan. Menurut Hapidin, posisi tersebut akan diputuskan melalui rapat pengurus DPW PSI Jawa Barat. Untuk saat ini, fokusnya adalah meminta restu dari Jokowi.
“Nanti kita infokan setelah rapat pengurus. Hari ini minta restu dulu, dan direstui. Insya Allah PSI di Jabar semakin besar dengan kehadiran beliau yang sangat berpengaruh,” katanya optimistis.
Jokowi Effect dan Target 27 Kabupaten/Kota
Bergabungnya Nina dinilai menjadi kekuatan politik baru bagi PSI di Jawa Barat. Apalagi, dalam Rakernas PSI di Makassar pada Januari 2026 lalu, Jokowi dinobatkan sebagai figur panutan dan patron politik utama yang mengarahkan pergerakan partai.
Di sisi lain, Jokowi juga merupakan ayah dari Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, yang saat ini memimpin transformasi partai berlambang mawar tersebut.
Hapidin menargetkan PSI mampu mengisi kursi legislatif di seluruh 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Ia menyebut adanya “Jokowi effect” yang diyakini mampu mendongkrak elektabilitas partai.
“Target kami mengantarkan calon pemimpin besar ke DPR RI dan DPRD Provinsi. Insya Allah akan terisi semua 27 kabupaten/kota ini,” ujarnya.
Alasan Nina Gabung PSI
Sementara itu, Nina menegaskan bahwa kunjungannya ke Solo juga menjadi ajang silaturahmi. Ia mengingat momen ketika Jokowi dua kali berkunjung ke Indramayu dalam acara panen raya saat dirinya menjabat bupati.
Terkait keputusannya bergabung dengan PSI, Nina mengaku ingin terus turun ke masyarakat dan menjaga nilai-nilai kebaikan.
“Intinya sama-sama bisa ke masyarakat. Pesan Pak Jokowi, sama-sama menjaga kebaikan dan terus turun ke masyarakat,” ujarnya.
Saat ditanya alasan meninggalkan partai sebelumnya, Nina tidak menjelaskan secara rinci. Ia hanya menyebut setiap perjalanan politiknya memberikan pengalaman dan kebaikan bagi Indramayu.
Langkah Nina Agustina bergabung dengan PSI menambah dinamika politik di Jawa Barat menjelang kontestasi mendatang. Dengan dukungan figur sentral seperti Jokowi serta struktur partai yang tengah diperkuat, PSI Jabar optimistis memperluas pengaruhnya. Kehadiran Nina diharapkan menjadi energi baru untuk mendorong konsolidasi politik dan memperbesar peluang partai di tingkat legislatif maupun eksekutif.
