Pemerintah Sampaikan Duka atas Wafatnya Wapres ke-6 RI Try Sutrisno

Pemerintah Sampaikan Duka atas Wafatnya Wapres ke-6 RI Try Sutrisno

Faktaindonesianews.com, Bandung – Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, pada Senin (2/3).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut almarhum sebagai salah satu putra terbaik bangsa yang telah mendedikasikan hidupnya untuk negara.

Bacaan Lainnya

“Tentunya kita merasakan duka cita yang sangat mendalam, beliau adalah salah satu putra terbaik bangsa Indonesia yang telah mengabdikan diri, mendharmakan seluruh hidupnya untuk bangsa dan negara,” ujar Prasetyo melalui pesan singkat.

Ia juga mengajak seluruh rakyat Indonesia, khususnya generasi muda, untuk meneladani semangat pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara. Prasetyo turut mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.

Koordinasi Penghormatan Terakhir

Pemerintah telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memberikan penghormatan terbaik. Sejak pagi, koordinasi dilakukan dengan pihak RSPAD Gatot Soebroto, Garnisun, serta Kementerian Sekretariat Negara.

“Kami selaku pemerintah, mewakili pemerintah sejak pagi berkoordinasi dengan pihak RSPAD, Garnisun, Kemensetneg kami minta untuk memberikan atensi yang terbaik yang bisa kita berikan kepada almarhum bapak Try Sutrisno,” kata Prasetyo.

Try Sutrisno mengembuskan napas terakhir di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada pukul 06.58 WIB. Kabar wafatnya dikonfirmasi oleh mantan Kepala RSPAD, Albertus Budi Sulistya.

Jejak Pengabdian

Lahir pada 15 November 1935, Try Sutrisno merupakan purnawirawan jenderal yang pernah menjabat sebagai Panglima ABRI—yang kini menjadi TNI. Pada periode 1993–1998, ia dipercaya mendampingi Presiden ke-2 RI, Soeharto, sebagai Wakil Presiden RI.

Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, mengingat panjangnya rekam jejak pengabdian beliau di bidang militer maupun pemerintahan.

Pos terkait