Faktaindonesianews.com, Ciamis – operasional Mess Pemda Ciamis di area setempat. Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga perwakilan warga sekitar sebagai bagian dari upaya transparansi dan kolaborasi.
Dihadiri Unsur Pemerintah dan Masyarakat
Acara tersebut dihadiri Kepala Bapenda Ciamis Aef Saefuloh, Kepala Dinas Pariwisata Heryan Rusyandi, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BP2D) Endang Haris Juandana, serta sejumlah pejabat daerah, unsur TNI/Polri, camat, lurah, tokoh agama, pemuda, dan masyarakat.
Strategi Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)
Kepala Bapenda Ciamis Aef Saefuloh menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menyebut tingkat kemandirian fiskal Ciamis masih perlu ditingkatkan dibanding daerah lain di Jawa Barat.
Menurutnya, optimalisasi aset daerah seperti Mess Pemda menjadi salah satu solusi konkret untuk meningkatkan pemasukan daerah. Selama ini, pemanfaatan aset dinilai belum maksimal.
Mess Pemda Akan Dibuka untuk Umum
Ke depan, Mess Pemda Ciamis akan difungsikan sebagai fasilitas akomodasi yang bisa diakses masyarakat umum. Dengan konsep tersebut, aset daerah tidak hanya digunakan untuk kegiatan internal pemerintahan.
Langkah ini diharapkan mampu memberikan kontribusi ekonomi baru bagi daerah, sekaligus mendukung sektor pariwisata dan jasa penginapan yang terus berkembang di Ciamis.
Dukungan dari Dinas Pariwisata
Kepala Dinas Pariwisata Ciamis Heryan Rusyandi menilai potensi pengembangan Mess Pemda cukup besar. Ia menyebut fasilitas yang tersedia bahkan mampu bersaing dengan hotel berbintang.
Menurutnya, Mess Pemda memiliki standar fasilitas yang mendekati hotel bintang tiga, sehingga berpeluang menarik minat wisatawan maupun tamu dari luar daerah.
Strategi Promosi Disiapkan BP2D
Ketua BP2D Ciamis Endang Haris Juandana menyatakan pihaknya siap mendukung dari sisi promosi. Publikasi yang tepat dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan daya tarik pengunjung.
Sekretaris Bapenda Angga Gustiana Yusman menjelaskan, Mess Pemda dilengkapi berbagai fasilitas seperti 6 kamar super deluxe, 15 kamar deluxe, ruang meeting, restoran, hingga area parkir yang memadai.
Respon Positif dari Masyarakat
Dalam sesi diskusi, peserta menyambut baik rencana tersebut. Mereka menilai kebijakan ini dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.
Selain itu, muncul usulan agar nama “Mess Pemda Ciamis” diganti menjadi lebih komersial dan memiliki nilai historis agar lebih menarik di pasar.






