BANDUNG, Faktaindonesianews.com — Pemerintah Kota Bandung menegaskan pentingnya membangun kolaborasi strategis bersama organisasi kepemudaan, salah satunya Gerakan Pemuda Ansor.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, dalam forum bertajuk “Sinergitas Pemuda Ansor Kota Bandung dan Pemerintah Kota Bandung: Menjawab Tantangan Problematika Kota Menuju Bandung Utama” di Grand Arjuna Hotel, Sabtu (19/7).
Menurut Erwin, sinergi ini bukan sekadar kerja sama teknis, melainkan bagian dari paradigma baru berbasis kolaborasi ekosentris yang kini diterapkan oleh Pemkot Bandung.
“Terima kasih atas niat baik Pemuda Ansor untuk membangun sinergitas. Ini adalah bentuk komitmen bersama demi Bandung yang lebih inklusif dan maju,” ujar Erwin.
Ia menyebut Pemuda Ansor memiliki posisi penting sebagai generator kader pemimpin masa depan.
Para anggotanya dinilai memiliki kombinasi kekuatan intelektual, ketangguhan mental, serta kepedulian sosial dan kultural.
“Saya percaya, pemimpin Kota Bandung ke depan bisa lahir dari kader Pemuda Ansor,” ucapnya optimis.
Dalam kesempatan tersebut, Erwin juga menekankan lima kesadaran penting yang perlu dimiliki generasi muda untuk menjawab tantangan zaman:
Kesadaran keagamaan (Al-Wa’yu ad-Dini)
Kesadaran keilmuan (Al-Wa’yu al-Ilmi)
Kesadaran kebangsaan (Al-Wa’yu al-Wathani)
Kesadaran sosial (Al-Wa’yu al-Ijtima’i)
Kesadaran berorganisasi (Al-Wa’yu an-Nidhamy)
Erwin berharap Ansor dapat memperkuat pengaruh sosialnya melalui kegiatan pengajian, pendidikan, dan jejaring komunitas lintas elemen.
“Pemuda Ansor harus berani melangkah ke level internasional. Tidak cukup kuat di dalam, tapi harus memberi dampak luas. Bandung ini kota yang terbuka, dan Ansor harus jadi pionirnya,” tegasnya.
Pemerintah Kota Bandung, lanjut Erwin, siap memfasilitasi program-program sinergis yang digagas Pemuda Ansor dan dapat diintegrasikan ke dalam kebijakan atau kegiatan Pemkot.
“Silakan ajukan program-program yang berdampak. Sepanjang itu untuk kemaslahatan warga, Pemkot Bandung akan memberikan dukungan penuh,” tandasnya.
