Porsche Lepas Saham Bugatti-Rimac, Volkswagen Kehilangan Pengaruh

Porsche Lepas Saham Bugatti-Rimac, Volkswagen Kehilangan Pengaruh

Faktaindonesianews.com – Produsen mobil performa asal Jerman, Porsche AG, yang merupakan anak usaha dari Volkswagen AG, resmi mengambil langkah strategis dengan menjual seluruh sahamnya di Bugatti-Rimac dan Rimac Group.

Keputusan ini menjadi sinyal kuat perubahan arah bisnis Porsche di tengah tekanan industri otomotif global.

Bacaan Lainnya

Struktur Kepemilikan Bugatti-Rimac Sebelum Penjualan

Sebagai informasi, Bugatti-Rimac merupakan perusahaan patungan yang berdiri pada 2021 antara Porsche AG dan Rimac Group.

Dalam struktur sebelumnya, Porsche menguasai 45 persen saham Bugatti-Rimac, sementara Rimac Group memegang 55 persen. Selain itu, Porsche juga memiliki 20,6 persen saham di Rimac Group.

Kolaborasi ini sempat dianggap sebagai masa depan mobil hiper listrik yang menggabungkan teknologi Jerman dan inovasi Kroasia.

Saham Dijual ke Konsorsium HOF Capital

Dalam keterangan resminya pada Jumat (24/4), Porsche mengumumkan bahwa seluruh sahamnya telah dijual kepada konsorsium yang dipimpin oleh HOF Capital.

Konsorsium tersebut juga melibatkan BlueFive Capital serta sejumlah investor institusional dari Amerika Serikat dan Eropa.

Setelah transaksi rampung, Rimac Group akan mengambil alih kendali penuh atas Bugatti-Rimac. Sementara HOF Capital akan menjadi pemegang saham utama bersama pendiri Rimac, Mate Rimac.

Fokus Porsche Kembali ke Bisnis Inti

CEO Porsche, Michael Leiters, menegaskan langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk kembali fokus pada bisnis utama.

Menurutnya, kerja sama sebelumnya telah berhasil membangun fondasi penting bagi masa depan Bugatti. Namun kini Porsche memilih mengalihkan fokusnya ke lini inti perusahaan.

Tekanan Finansial Jadi Faktor Utama

Keputusan ini tidak datang tanpa alasan. Media otomotif Car and Driver melaporkan bahwa Porsche mengalami penurunan profit signifikan.

Pada 2025, laba perusahaan tercatat lebih rendah lebih dari 5 miliar dolar AS dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini memaksa Porsche mencari strategi baru, termasuk melepas aset non-inti.

Volkswagen Kehilangan Kendali atas Bugatti

Dampak besar dari penjualan ini adalah berakhirnya pengaruh Volkswagen AG terhadap Bugatti. Sejak mengakuisisi Bugatti pada 1998, Volkswagen memainkan peran penting dalam membentuk identitas dan perkembangan merek tersebut.

Kini, dengan keluarnya Porsche dari Bugatti-Rimac, era dominasi Volkswagen dalam perjalanan Bugatti resmi berakhir.

Pos terkait