BANDUNG, Faktaindonesianews.com — Wali Kota Bandung Muhammad Farhan resmi melantik Evi Hendarin sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung, Rabu, 2 Juli 2025.
Pelantikan ini semula dijadwalkan bersama 13 pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya, namun ditunda karena Evi baru saja menunaikan ibadah haji.
Dalam sambutannya, Farhan menekankan pentingnya integritas, tanggung jawab, dan kompetensi bagi pejabat yang baru dilantik.
Ia menegaskan bahwa proses rotasi dan pengangkatan pejabat di Kota Bandung dilakukan secara transparan dengan sistem meritokrasi.
“Jabatan ini bukan sekadar formalitas. ASN harus menjadi teladan dalam hal integritas. Jangan hanya loyal kepada pemimpin, tapi pegang teguh hukum dan kode etik sebagai aparatur negara,” tegas Farhan di Balai Kota Bandung.
Menurutnya, seluruh proses seleksi pejabat pimpinan tinggi pratama telah melalui persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta Kementerian Dalam Negeri. Ia mengapresiasi suasana harmonis birokrasi yang mendukung transisi jabatan tanpa gejolak politik.
Farhan juga mengingatkan pentingnya birokrasi yang adaptif di tengah dinamika politik nasional, termasuk terkait isu penundaan pilkada serentak. Dalam situasi ini, ia menekankan bahwa ASN harus tetap profesional.
“Jangan pernah jadikan jabatan sebagai alat tukar kepentingan. Kita harus berpegang pada hukum, bukan pada siapa yang sedang berkuasa,” ujarnya.
Sebagai penutup, Farhan mengajak seluruh ASN untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas demi mendukung visi Bandung Utama kota yang unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis.
“Selamat kepada Bu Evi. Semoga amanah ini dijalankan dengan baik hingga akhir masa jabatan. Mari kita jaga profesionalisme dan kualitas pelayanan publik untuk masyarakat Kota Bandung,” tuturnya.






