BANDUNG, Faktaindonesianews.com – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, meninjau kawasan RT 03 RW 07 Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay, pada Senin 29 September 2025.
Dalam kunjungannya, Erwin menemukan sejumlah saluran air tertutup bangunan rumah saat menyusuri Jalan Akipadma Selatan, Gang H. Rosadi. Kondisi itu dinilai sebagai salah satu penyebab utama banjir yang kerap merendam kawasan tersebut.
Menurut Erwin, keberadaan bangunan di atas gorong-gorong dan anak sungai menghambat aliran air sehingga memperparah genangan ketika hujan turun.
“Bangunan tidak boleh berdiri di atas solokan, anak sungai, atau gorong-gorong. Itu hak publik. Kalau memang ada, ya harus dibongkar demi kepentingan bersama,” tegasnya.
Meski demikian, Erwin menekankan penyelesaian harus ditempuh melalui musyawarah. Ia membuka ruang dialog agar warga bisa mendapatkan solusi terbaik.
Jika ada pemilik tanah yang rela menyerahkan lahannya untuk kepentingan umum, Pemkot Bandung akan menindaklanjutinya dengan langkah teknis.
Selain menyoroti bangunan di atas saluran, Erwin menyebut perlunya kajian ulang terhadap sistem drainase di sekitar Jalan Soekarno-Hatta yang terhubung dengan kawasan Sumber Sari.
Saluran tersebut diduga menjadi salah satu titik krusial penyebab banjir di RW 07 dan RW 08.“Prinsipnya, masalah ini harus selesai. Tidak bisa dibiarkan berlarut-larut,” ujar Erwin menegaskan.
Dengan temuan ini, Pemkot Bandung diharapkan segera mengambil langkah konkrit agar persoalan banjir yang menahun di Babakan Ciparay dapat ditangani secara menyeluruh, bukan sekadar perbaikan sementara.






