Faktaindonesianews.com, Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, secara resmi melepas ratusan peserta program mudik gratis di Balai Kota Bandung, Selasa (17/3). Sebanyak 259 warga diberangkatkan menggunakan lima armada bus menuju sejumlah kota di Pulau Jawa.
Dalam sambutannya, Farhan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program yang dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Alhamdulillahi rabbil alamin, di sore hari yang sejuk ini kita akan melepas lima bus untuk mudik gratis dari Dinas Perhubungan Kota Bandung,” ujarnya.
Rute Mudik ke Sejumlah Kota Besar
Program mudik gratis ini melayani beberapa rute utama, yakni Bandung–Surabaya, Bandung–Yogyakarta, Bandung–Cirebon–Kuningan, serta Bandung–Tasikmalaya–Banjar. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memfasilitasi mobilitas warga agar bisa pulang kampung dengan aman dan nyaman.
Dorong Perputaran Ekonomi Daerah
Farhan menegaskan, program mudik gratis bukan sekadar layanan transportasi tanpa biaya. Lebih dari itu, mudik memiliki dampak besar terhadap perputaran ekonomi antarwilayah.
Menurutnya, para perantau yang bekerja di Kota Bandung akan membawa sebagian penghasilannya ke daerah asal, sehingga turut menggerakkan ekonomi di kampung halaman.
“Mudik gratis bukan hanya menyediakan bus gratis, tetapi juga mendukung mobilitas ekonomi masyarakat,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, berdasarkan proyeksi Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik secara nasional tahun ini diperkirakan mencapai hampir 200 juta orang di wilayah Jawa dan Sumatera.
Keselamatan dan Kesehatan Jadi Prioritas
Di sisi lain, Farhan mengingatkan bahwa mudik juga memiliki risiko, baik dari aspek keselamatan maupun kesehatan. Ia meminta seluruh pihak untuk memastikan perjalanan berlangsung aman hingga tujuan.
“Kita harus menjaga agar para pemudik tetap sehat dan selamat sampai di kampung halaman,” ujarnya.
Mayoritas Peserta Pelajar dan Mahasiswa
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menjelaskan total peserta mencapai 259 orang dengan komposisi beragam.
“Tujuan Surabaya 50 orang, Yogyakarta 50 orang, Cirebon–Kuningan 50 orang, dan Tasikmalaya–Banjar 59 orang,” jelasnya.
Ia menambahkan, sekitar 65 persen peserta merupakan pelajar dan mahasiswa. Sisanya berasal dari kalangan ibu rumah tangga, buruh, hingga wiraswasta.
Armada Dipastikan Laik Jalan
Untuk menjamin keselamatan, Dinas Perhubungan telah melakukan ramp check kendaraan serta pemeriksaan kelengkapan dokumen bersama pihak kepolisian.
Selain itu, pengemudi juga menjalani tes kesehatan dan tes urine bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung.
Rasdian memastikan seluruh armada dalam kondisi layak jalan sebelum diberangkatkan.
Didukung Berbagai Pihak
Program mudik gratis ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor perbankan dan swasta yang ikut berpartisipasi.
Dengan persiapan matang, Pemkot Bandung berharap seluruh peserta dapat menjalani perjalanan dengan aman dan nyaman hingga tiba di kampung halaman masing-masing.
“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan semua peserta sampai dengan selamat untuk berkumpul bersama keluarga,” tutup Rasdian.






