Jakarta, Faktaindonesianews.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inklusi keuangan yang merata di seluruh Indonesia. Salah satu wujud nyata langkah tersebut terlihat di Desa Bumisari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, melalui pengembangan ekosistem desa berbasis kolaborasi dengan pemerintah dan koperasi setempat.
Di desa ini, kehadiran AgenBRILink yang beroperasi di bawah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menjadi stimulan baru bagi aktivitas ekonomi masyarakat. AgenBRILink tersebut tidak hanya menyediakan layanan keuangan, tetapi juga mendorong masyarakat desa lebih produktif dalam kegiatan ekonomi sehari-hari.
Dedy Irawan, pengelola AgenBRILink KDMP, menjelaskan bahwa layanan perbankan ini bermula dari gerai sembako yang lebih dulu dikelola koperasi untuk memenuhi kebutuhan warga. Melihat potensi aktivitas warga yang tinggi dan lokasi desa yang berada dekat pintu Tol Natar, pengurus koperasi akhirnya berinisiatif menghadirkan layanan keuangan yang lebih mudah dijangkau.
“Waktu itu masyarakat masih harus ke kota untuk ambil uang atau menabung. Setelah ada AgenBRILink di koperasi desa ini, semua transaksi bisa dilakukan di sini, lebih cepat, tidak antre, dan lebih dekat,” ujar Dedy, Rabu (19/11/2025).
Sejak hadir di tengah masyarakat, AgenBRILink di KDMP Desa Bumisari berkembang pesat layaknya mini ATM desa. Layanan yang tersedia mencakup tarik tunai, setor tunai, pembayaran tagihan, top up e-wallet, hingga pembelian BRIZZI bagi para pengendara yang melintas di jalur tersebut. Dalam sehari, gerai ini melayani 15–20 transaksi, angka yang terus meningkat setiap pekan.
Ketua KDMP Bumisari, Diktriansah, menegaskan bahwa kehadiran AgenBRILink telah memberi dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
“Layanan ini memudahkan warga mengakses transaksi keuangan secara cepat dan dekat. Kehadiran AgenBRILink sejalan dengan semangat koperasi, dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota,” tuturnya.
Pengembangan KDMP sendiri merupakan program sinergi antara pemerintah, BUMN, dan kementerian untuk mempercepat pemerataan ekonomi desa, memperluas kesempatan kerja, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Upaya ini juga sejalan dengan prinsip Asta Cita yang menekankan pentingnya pembangunan ekonomi inklusif di seluruh pelosok Indonesia.
Dalam kesempatan berbeda, Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengapresiasi perkembangan KDMP dan memastikan dukungan penuh perseroan dalam memperluas akses layanan keuangan di tingkat desa.
“BRI terus memaksimalkan peran AgenBRILink yang kini telah tersebar di lebih dari 1,2 juta titik di seluruh Indonesia. Kolaborasi dengan koperasi diharapkan semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan secara cepat, mudah, dan terjangkau,” jelasnya.






