Faktaindonesianews.com, Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan partainya akan lebih sering turun ke masyarakat menjelang usia ke-25 tahun pada 9 September 2026. Ia menegaskan langkah tersebut tidak boleh dimaknai sebagai manuver politik menjelang pemilu.
Hal itu disampaikan AHY dalam pidato sambutannya pada acara buka bersama Partai Demokrat di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/3), yang turut dihadiri Menteri Luar Negeri sekaligus Sekjen Partai Gerindra, Sugiono.
AHY bahkan secara terbuka meminta agar rencana tersebut disampaikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto selaku pembina koalisi.
“Mohon dilaporkan ke Bapak Presiden selaku pembina koalisi, pembina partai-partai politik, kalau Demokrat tahun ini agak sering turun ke bawah karena semangat 25 tahun tadi,” ujar AHY.
Tegaskan Loyalitas ke Pemerintahan Prabowo
AHY menekankan bahwa Demokrat tetap setia dan berkomitmen mengawal pemerintahan Presiden Prabowo.
“Dan kita ingin fokus benar-benar mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. That’s our objective,” katanya.
Ia juga meminta agar aktivitas partai ke depan tidak disalahartikan sebagai strategi politik dini, mengingat pemilu masih cukup lama.
Ingin Perbaiki Posisi di Parlemen
Menurut AHY, langkah turun ke masyarakat juga bertujuan memperkuat kembali posisi Demokrat di parlemen. Saat ini, Demokrat menjadi partai dengan jumlah kursi paling sedikit.
“Di parlemen kita sudah paling ujung, Pak. Kita pernah paling ujung sana, sekarang paling ujung sini. Jadi kalau lagi sidang paripurna, jangan sampai mepet tembok. Kita ingin kembali kokoh, semakin kokoh,” ujarnya.
Klaim DNA Mirip Gerindra
AHY menambahkan, secara ideologis dan karakter, Demokrat memiliki banyak kesamaan dengan Gerindra, sehingga diyakini dapat bersinergi dengan baik dalam koalisi pemerintahan.
“DNA Partai Demokrat itu banyak kemiripan dengan Partai Gerindra. Jadi saya rasa kita bisa bersinergi dan berkolaborasi tentu dengan partai-partai lainnya,” katanya.
Momentum 25 Tahun sebagai Titik Balik
Di usia seperempat abad, AHY mengajak seluruh kader menjadikan momen 25 tahun sebagai titik balik kebangkitan partai. Ia menyebut Demokrat perlu menemukan kembali jati dirinya sebagai partai yang memperjuangkan harapan dan aspirasi rakyat.
“Mari kita jadikan momentum 25 tahun ini sebagai momentum kebangkitan Partai Demokrat, re-inventing Partai Demokrat, menemukan kembali jati diri Partai Demokrat sebagai partai yang benar-benar memperjuangkan harapan dan aspirasi rakyat,” tutupnya.
