Faktaindonesianews.com, Jakarta – Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, membeberkan isi pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan para presiden, wakil presiden terdahulu, hingga mantan menteri luar negeri di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/3).
Menurut Muzani, Presiden Prabowo menerima berbagai pandangan dan masukan dari para tokoh bangsa tersebut dengan sikap terbuka dan menjadikannya sebagai referensi dalam pengambilan kebijakan.
“Presiden menerima pandangan itu dengan senang hati dan sebagai sebuah masukan yang oleh beliau dijadikan sebagai referensi dalam mengambil keputusan,” ujar Muzani di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/3).
Diskusi Konstruktif dan Guyub
Muzani menyebut pertemuan berlangsung konstruktif dalam suasana yang guyub. Sejumlah tokoh nasional hadir dan menyampaikan pandangan mereka, di antaranya Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, serta Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla.
Selain itu, hadir pula Wakil Presiden ke-11 Boediono dan Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin.
Dalam forum tersebut, berbagai pandangan disampaikan, mulai dari yang bersifat kritis, tajam, hingga berupa saran dan pemikiran strategis terkait kondisi geopolitik global.
“Pandangan-pandangannya ada yang kritis, tajam, ada yang saran, ada yang pandangan-pandangan lebih merupakan pemikiran-pemikiran, dan semua pandangan itu diterima oleh presiden dengan baik,” kata Muzani.
Bahas Eskalasi Konflik Iran-AS-Israel
Pertemuan yang berlangsung sekitar empat jam, mulai pukul 19.30 WIB hingga 23.30 WIB, membahas eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah.
Sebelumnya, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama pada 28 Februari. Dalam perkembangan situasi tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan gugur dalam serangan yang terjadi pada Sabtu dan dikonfirmasi Iran keesokan harinya.
Iran kemudian membalas serangan tersebut, termasuk dengan menargetkan wilayah Israel dan pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.
Tekankan Kepentingan Nasional dan Persatuan
Muzani mengatakan, dalam pertemuan itu Prabowo menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil pemerintah semata-mata demi kepentingan bangsa dan negara.
Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Pertemuan lintas tokoh ini dinilai sebagai upaya konsolidasi nasional dalam merespons situasi internasional yang memanas, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam menyikapi perkembangan geopolitik dunia.
