Faktaindonesianews.com, Bandung – Pemerintah Kota Bandung terus mempercepat pelaksanaan program beautifikasi 17 ruas jalan koridor wisata sepanjang tahun 2026. Program ini tidak hanya berfokus pada mempercantik tampilan kawasan perkotaan, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur, kenyamanan pejalan kaki, dan konektivitas transportasi publik di berbagai titik strategis kota.
Sejumlah ruas jalan utama yang menjadi bagian dari program tersebut antara lain Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Braga, Jalan Merdeka, Jalan Wastukancana, Jalan L.L.R.E. Martadinata (Riau), Jalan Asia Afrika, Jalan Tamblong, Jalan Sunda, Jalan Sumatera, Jalan Jawa, hingga Jalan Cihampelas. Kawasan-kawasan tersebut dikenal sebagai pusat aktivitas masyarakat sekaligus destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Dalam pelaksanaannya, Pemkot Bandung melakukan berbagai pekerjaan penataan seperti rehabilitasi trotoar, normalisasi saluran drainase, pemasangan bollard, perbaikan akses bangunan, serta penggantian material trotoar dengan konstruksi yang lebih kuat dan estetis. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ruang publik yang lebih nyaman dan ramah bagi pejalan kaki.
Berdasarkan perkembangan terbaru, progres penataan trotoar menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Jalan Wastukancana menjadi lokasi dengan capaian tertinggi yang telah menembus lebih dari 64 persen. Sementara itu, penataan di Jalan Braga juga menunjukkan perkembangan pesat dengan progres lebih dari 53 persen. Adapun pekerjaan di Jalan Tamblong terus berjalan dan telah mendekati seperempat dari target yang ditetapkan.
Beberapa ruas lainnya seperti Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Riau, Jalan Sunda, Jalan Sumatera, Jalan Jawa, Jalan Asia Afrika, dan Jalan Cihampelas masih berada dalam tahap pengerjaan sesuai jadwal yang telah dirancang untuk Triwulan II Tahun 2026.
Selain memperbaiki fasilitas pejalan kaki, program beautifikasi juga terintegrasi dengan pengembangan jaringan Bus Rapid Transit (BRT). Koridor seperti Jalan Veteran, Naripan, Asia Afrika, Suniaraja, dan Banceuy disiapkan sebagai bagian dari trase transportasi publik modern yang diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi sekaligus mendukung mobilitas yang lebih efisien.
Tak kalah penting, pekerjaan overlay jalan atau pelapisan ulang aspal juga menjadi fokus utama dalam program ini. Hingga awal Juni 2026, lima paket pekerjaan telah rampung sepenuhnya. Ruas yang telah selesai meliputi Jalan Astanaanyar–Panjunan, Jalan L.L.R.E. Martadinata, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Lengkong Besar–Lengkong Kecil, serta Jalan Stasion Timur–Perintis Kemerdekaan.
Sementara itu, pekerjaan overlay pada koridor Jalan Merdeka, Braga, dan Wastukancana hampir mencapai garis akhir dengan progres mendekati 86 persen. Di sisi lain, pengerjaan pada ruas Jalan Tamansari dan Jalan Sulanjana juga terus berjalan dengan capaian lebih dari 58 persen.
Secara keseluruhan, program overlay dalam rangka beautifikasi ini mencakup penanganan jalan sepanjang lebih dari 10 kilometer dengan total luas pekerjaan yang melampaui 119 ribu meter persegi. Angka tersebut menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam meningkatkan kualitas jalan sekaligus memperkuat daya tarik kawasan wisata dan pusat ekonomi Kota Bandung.






