BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia, Jawa Barat hingga Kalimantan Barat Siaga

Faktaindonesianews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di berbagai wilayah Indonesia pada Jumat (22/5). Kondisi cuaca tersebut diperkirakan terjadi akibat kombinasi dinamika atmosfer dan aktivitas gelombang tropis yang masih aktif dalam beberapa hari ke depan.

Dalam laporan terbaru BMKG untuk periode 21 hingga 23 Mei 2026, sejumlah daerah seperti Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kepulauan Bangka Belitung, dan Maluku masuk dalam kategori wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Selain hujan deras, beberapa daerah juga diperkirakan mengalami angin kencang yang berpotensi memicu gangguan aktivitas masyarakat.

Bacaan Lainnya

Wilayah yang diprediksi mengalami angin kencang meliputi Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, hingga Nusa Tenggara Timur. BMKG meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, pohon tumbang, dan genangan air di wilayah rawan.

Selain wilayah dengan status waspada tinggi, BMKG juga memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan meluas ke sejumlah daerah lain di Indonesia. Beberapa di antaranya meliputi Sumatra, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, hingga Papua.

Meski demikian, BMKG memastikan belum ada indikasi hujan dengan kategori ekstrem dalam prakiraan cuaca kali ini. Kendati begitu, masyarakat tetap diminta waspada karena perubahan cuaca dapat berlangsung cepat, terutama pada siang hingga malam hari.

Berdasarkan analisis iklim BMKG, kondisi atmosfer saat ini dipengaruhi fenomena El Nino Southern Oscillation (ENSO) yang berada pada kategori El Nino Condition. Nilai Southern Oscillation Index (SOI) tercatat sebesar -7,4, sedangkan indeks NINO 3.4 berada di angka +0,52.

Kondisi tersebut sebenarnya mengarah pada penurunan pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur. Namun di sisi lain, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang masih aktif di Samudra Hindia justru turut mendukung pertumbuhan awan konvektif di sejumlah wilayah Indonesia.

BMKG menjelaskan bahwa dalam sepekan ke depan atmosfer Indonesia juga dipengaruhi aktivitas gelombang tropis seperti Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuatorial. Aktivitas ini membantu meningkatkan suplai uap air di atmosfer sehingga memicu pembentukan awan hujan yang lebih intens.

Gelombang Kelvin diprediksi aktif di sejumlah kawasan seperti Sumatra Utara, Selat Malaka, Laut Natuna Utara, Sulawesi bagian utara, hingga Papua. Sementara Gelombang Rossby Ekuatorial diprakirakan aktif di wilayah Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, hingga Laut Timor.

Tidak hanya itu, BMKG juga mendeteksi adanya sirkulasi siklonik di beberapa wilayah seperti Samudra Hindia barat Sumatra Utara, Laut Jawa bagian timur, dan Samudra Pasifik timur laut Maluku Utara. Fenomena tersebut dapat membentuk daerah konvergensi dan perlambatan angin yang memperbesar peluang terbentuknya hujan lebat.

Berikut daftar wilayah yang diprakirakan mengalami hujan sedang hingga lebat hari ini:

  • Sumatra Utara
  • Sumatra Barat
  • Riau
  • Kepulauan Riau
  • Jambi
  • Sumatra Selatan
  • Bengkulu
  • Lampung
  • Banten
  • DKI Jakarta
  • Jawa Tengah
  • DI Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Timur
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Kalimantan Selatan
  • Sulawesi Utara
  • Gorontalo
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Selatan
  • Maluku Utara
  • Papua Barat Daya
  • Papua Barat
  • Papua Tengah
  • Papua Pegunungan
  • Papua

Pos terkait