Bogor Istimewa Gemilang 2025 Torehkan Rekor MURI, Bukti Kekuatan Desa Jaga Lingkungan

Bogor Istimewa Gemilang 2025 Torehkan Rekor MURI, Bukti Kekuatan Desa Jaga Lingkungan

Bogor, Faktaindonesianews.com – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui ajang Penganugerahan Bogor Istimewa Gemilang (BIG) Kampung Ramah Lingkungan (KRL) Tahun 2025. Kegiatan yang digelar di Laga Satria, Pakansari, itu sukses meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai pameran kerajinan berbahan daur ulang dari desa terbanyak.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian BIG KRL 2025 yang berlangsung Sabtu, 20 Desember 2025, dan dihadiri langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto. Ribuan penggiat lingkungan dari berbagai desa di Kabupaten Bogor turut ambil bagian, menjadikan acara ini sebagai perhelatan kolaboratif berskala besar yang menonjolkan peran masyarakat desa dalam menjaga lingkungan.

Bacaan Lainnya

Ajang BIG KRL 2025 menampilkan beragam produk kerajinan kreatif berbahan daur ulang hasil karya masyarakat desa. Mulai dari limbah plastik, kertas, hingga bahan bekas lainnya diolah menjadi produk bernilai guna dan ekonomi. Pameran ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi, tetapi juga etalase inovasi berbasis lingkungan yang tumbuh dari akar rumput.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh penggiat lingkungan, komunitas, dan masyarakat desa yang konsisten membangun kesadaran kolektif dalam pelestarian lingkungan. Ia menegaskan bahwa capaian Rekor MURI tersebut merupakan hasil kerja bersama yang dilandasi komitmen jangka panjang.

“Prestasi ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama demi generasi masa depan,” ujar Rudy Susmanto.

Menurut dia, program Kampung Ramah Lingkungan menjadi instrumen penting dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat, sekaligus memperkuat pembangunan berbasis desa yang berkelanjutan. Melalui pendekatan partisipatif, masyarakat didorong tidak hanya sebagai objek kebijakan, tetapi sebagai subjek utama pengelolaan lingkungan.

Rudy menilai, keberhasilan BIG KRL 2025 menunjukkan bahwa isu lingkungan dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kreativitas pengolahan limbah, kata dia, mampu membuka peluang usaha baru sekaligus mengurangi beban lingkungan.

Melalui Penganugerahan Bogor Istimewa Gemilang Kampung Ramah Lingkungan, Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi desa, memperluas partisipasi publik, dan memperkuat kolaborasi lintas komunitas. Upaya tersebut sekaligus mengukuhkan posisi Kabupaten Bogor sebagai daerah yang adaptif, berdaya saing, dan konsisten menjalankan pembangunan berkelanjutan berbasis kepedulian lingkungan.

Pos terkait