BRI Perkuat Daya Saing UMKM Lewat PRABU Expo 2025

BRI Perkuat Daya Saing UMKM Lewat PRABU Expo 2025

Jakarta, Faktaindonesianews.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menegaskan komitmennya untuk memperkuat daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Langkah tersebut diperlihatkan melalui keikutsertaan BRI dalam Produk Anak Bangsa Unggulan (PRABU) Expo 2025, acara yang digelar Kementerian UMKM di Jakarta pada 5–6 November 2025.

Dengan mengangkat tema “Produk Anak Bangsa, Unggul dan Berdaya Saing,” PRABU Expo menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan inovasi teknologi produksi, memperluas jaringan kolaborasi, serta menghubungkan pelaku UMKM dengan lembaga keuangan, dunia riset, hingga pemerintah. Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza menegaskan bahwa penguatan teknologi kini menjadi kebutuhan utama agar UMKM mampu bertahan di tengah kompetisi global yang semakin ketat.

Bacaan Lainnya

“Penguatan teknologi produksi adalah langkah strategis agar produk lokal mampu bersaing di pasar dalam negeri maupun internasional,” ujar Helvi dalam keterangan resminya, Senin (17/11/2025).

Melalui ajang ini, pemerintah memperkenalkan skema Kredit Investasi Padat Karya (KUR Padat Karya) dengan target penyaluran Rp20 triliun pada 2025. Program tersebut didesain untuk membantu UMKM bertransformasi menuju teknologi modern sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja. Selain itu, pemerintah juga meluncurkan Help Me Grow, program bantuan alat dan mesin produksi bagi UMKM terpilih yang didukung oleh lembaga keuangan, BUMN, dan perusahaan besar.

Sebagai bank yang memiliki mandat memperkuat ekonomi kerakyatan, BRI terus konsisten menghadirkan solusi pembiayaan, pendampingan usaha, hingga digitalisasi bagi pelaku UMKM. Dalam PRABU Expo 2025, BRI menampilkan sejumlah UKM binaan yang sudah berhasil mengadopsi teknologi produksi modern dan memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan efisiensi operasional.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan bahwa partisipasi BRI dalam acara ini merupakan bentuk sinergi nyata dengan pemerintah, khususnya dalam percepatan transformasi teknologi bagi UMKM.

“Melalui PRABU Expo, BRI ingin menegaskan komitmen untuk terus mendorong transformasi digital dan inovasi teknologi bagi UMKM. Modernisasi produksi adalah kunci agar pelaku usaha kita semakin berdaya saing,” kata Dhanny.

Tak hanya membuka booth layanan pembiayaan, BRI juga terlibat aktif dalam sesi business matching yang mempertemukan UMKM dengan investor, supplier, hingga marketplace dari dalam dan luar negeri. Forum ini menjadi momentum penting bagi UMKM untuk memperluas pasar dan memperkuat jejaring bisnis.

Rangkaian kegiatan PRABU Expo juga menghadirkan penandatanganan MoU antara Kementerian UMKM, Bank Indonesia, dan BRIN terkait sinergi penguatan UMKM dalam pembiayaan, riset, dan inovasi. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menekankan pentingnya penguatan kapasitas dan digitalisasi sistem pembayaran. Sementara Kepala BRIN Laksana Tri Handoko menyoroti perlunya riset terapan agar komoditas lokal memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.

Pos terkait