CIAMIS, Faktaindonesianews.com — Suasana haru dan khidmat menyelimuti Gedung KH Irfan Hielmy, Islamic Center Ciamis, pada Jumat malam (23/5/2025) saat sebanyak 494 calon jemaah haji asal Kabupaten Ciamis resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci. Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, dengan disaksikan oleh para keluarga, tokoh agama, dan pejabat daerah.
Jemaah yang diberangkatkan malam itu tergabung dalam Kloter 48 dan Kloter 49, dengan rincian 52 orang di Kloter 48 dan 442 orang di Kloter 49. Tahun ini, Kabupaten Ciamis memperoleh kuota haji sebanyak 1.131 orang, yang terbagi dalam beberapa kelompok terbang.
Dalam sambutannya, Bupati Herdiat mengingatkan bahwa ibadah haji adalah panggilan istimewa dari Allah SWT, yang tidak semua orang mendapatkan kesempatan menunaikannya.
“Kesempatan ini adalah panggilan Allah SWT. Manfaatkan sebaik-baiknya untuk beribadah, niatkan dengan ikhlas, dan jaga semangat selama di tanah suci,” pesan Bupati Herdiat kepada para jemaah.
Ia juga menginformasikan bahwa cuaca di Arab Saudi saat ini cukup bersahabat, meskipun para jemaah tetap diimbau untuk menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku selama menjalani ibadah.
“Saya mengajak seluruh jemaah untuk menjaga pola hidup sehat, saling menjaga dan mengingatkan satu sama lain. Dan yang paling penting, mari kita jaga nama baik Kabupaten Ciamis selama berada di Tanah Suci,” tambahnya.
Tak kalah penting, Herdiat juga mengingatkan tentang disiplin dan kepatuhan terhadap jadwal ibadah yang telah ditetapkan oleh petugas haji. Ia berharap tak ada jemaah yang tertinggal atau terlambat dalam setiap rangkaian kegiatan.
“Ikuti arahan pembimbing dan petugas haji dengan baik. Budayakan untuk selalu tepat waktu di manapun berada,” tegasnya.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama, memohon agar seluruh jemaah diberi keselamatan, kesehatan, serta kemudahan dalam menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji hingga pulang ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.
Keberangkatan ratusan jemaah ini menjadi momentum penuh makna, tak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, namun juga bagi masyarakat Ciamis yang berharap para tamu Allah tersebut membawa keberkahan bagi daerah mereka.






