Garut, Faktaindonesianews.com – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan pemerintah daerah akan menjadikan aspirasi masyarakat, termasuk anak-anak, sebagai bahan pertimbangan utama dalam merumuskan kebijakan.
Hal itu ia sampaikan saat memimpin apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (1/9/2025).
Dalam apel tersebut, Pemkab Garut menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba menulis surat untuk Bupati Garut. Lomba ini digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Garut bekerja sama dengan PT Pos Indonesia dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Salah satu momen penting dalam acara ini adalah pembacaan surat karya Juara I tingkat SD, Jovan Adi M dari SDN 1 Pakuwon. Menurut Syakur, lomba tersebut menjadi bagian dari proses pendidikan demokrasi sejak dini.
“Ini merupakan salah satu proses pembelajaran bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak kita, bahwa kita memiliki banyak saluran demokrasi,” ujar Syakur.
Bupati menyebut, surat-surat yang dikirim anak-anak memuat persoalan nyata, seperti kondisi sekolah dan fasilitas yang belum memadai. Ia menegaskan, masukan itu akan dijadikan acuan kebijakan Pemkab Garut.
“Meskipun ada keterbatasan, kita akan secara bertahap melakukan perbaikan. Saya sudah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan, rehabilitasi, dan kelengkapan sekolah,” tegasnya.
Selain infrastruktur pendidikan, Syakur menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya para tenaga pendidik. Ia mengumumkan rencana pelaksanaan Uji Kompetensi Bahasa Indonesia bagi guru, untuk memastikan mereka memiliki kemampuan yang layak.
Bupati juga menegaskan komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor. Di bidang kesehatan, ia meminta petugas agar lebih tanggap dan responsif. Sementara untuk administrasi pemerintahan, Syakur mendorong implementasi aplikasi digital SRIKANDI guna meningkatkan efisiensi layanan internal.
Dengan berbagai langkah ini, Syakur berharap masyarakat Garut merasakan perubahan nyata, baik dalam pendidikan, kesehatan, maupun pelayanan publik secara menyeluruh.






