Bupati Garut Tutup Turnamen Bola Voli Pangauban Open Sapi Cup, Dorong Olahraga Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Bupati Garut Tutup Turnamen Bola Voli Pangauban Open Sapi Cup, Dorong Olahraga Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

GARUT, Faktaindonesianews.com — Suasana meriah menyelimuti Desa Pangauban, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, saat Bupati Garut Abdusy Syakur Amin resmi menutup Turnamen Bola Voli “Pangauban Open Lokal Garut Sapi Cup”, pada Senin (13/10/2025).
Acara penutupan ini menjadi puncak dari rangkaian pertandingan sengit antar tim bola voli terbaik se-Kabupaten Garut yang berlangsung selama beberapa hari.

Turnamen tersebut disambut antusias oleh warga sekitar, dengan tribun penonton penuh sesak oleh masyarakat yang datang mendukung tim kesayangannya. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dede Kusdinar, Kepala Desa Pangauban, Asep Peri Herdiana, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggara turnamen dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi.

Ia menegaskan bahwa kegiatan olahraga seperti ini akan mendapat perhatian dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Garut, karena terbukti membawa banyak manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

“Hari ini kita melaksanakan final pertandingan turnamen bola voli Sapi Cup di Desa Pangauban, dan ini adalah salah satu kegiatan yang akan mendapatkan perhatian dari pemerintah,” ujar Bupati Garut.

Menurutnya, selain menjadi ajang hiburan dan kompetisi yang sehat, turnamen bola voli juga menjadi sarana efektif memperkuat ikatan sosial dan semangat kebersamaan antarwarga.

“Acara seperti ini terbukti membuat masyarakat semakin kompak, sauyunan (rukun dan bersatu). Ini luar biasa,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Syakur menyoroti dampak ekonomi positif yang muncul dari penyelenggaraan kegiatan olahraga lokal tersebut. Kehadiran penonton dan pedagang di sekitar lokasi turnamen menjadi bukti bahwa olahraga dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat desa.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, perekonomian masyarakat ikut bergerak. Banyak orang hadir, ada transaksi, jual beli, masyarakat senang, dan ekonomi tetap tumbuh,” jelasnya.

Bupati juga mendorong agar kegiatan serupa terus digelar secara berkelanjutan di berbagai desa di Kabupaten Garut. Menurutnya, selain meningkatkan prestasi olahraga daerah, event seperti ini juga bisa menjadi sumber kebanggaan dan identitas lokal.

“Selamat kepada penyelenggara, para pemain, dan seluruh masyarakat yang telah menyukseskan acara ini. Semoga ke depan Pangauban Open Sapi Cup semakin eksis dan bisa menjadi agenda tahunan,” pungkasnya.

Pos terkait