Bandung, Faktaindonesianews.com — Klub kebanggaan Jawa Barat, Persib Bandung, sukses mencuri tiga poin penting dari kandang Selangor FC dalam lanjutan Asian Champions League 2 (ACL 2) musim 2025/2026. Sempat tertinggal dua gol di babak pertama, Pangeran Biru tampil luar biasa dan membalikkan keadaan menjadi 3-2 di Stadion Petaling Jaya, Malaysia, Kamis malam.
Awal Buruk untuk Persib
Pertandingan baru berjalan tiga menit ketika gawang Persib sudah kebobolan. Umpan tarik dari Alvin Fortes berhasil dimanfaatkan Chrigor Moraes untuk membawa Selangor unggul cepat 1-0.
Situasi makin buruk bagi Persib pada menit ke-17. Saat berusaha menghalau bola dari sisi kiri, bek Persib Patricio Matricardi justru melakukan gol bunuh diri, membuat skor berubah menjadi 2-0 untuk tuan rumah.
Selama 30 menit pertama, tim asuhan Bojan Hodak kesulitan menembus pertahanan Selangor. Dari tiga tembakan yang dilepaskan, hanya satu yang mengarah tepat ke gawang.
Kiper Selangor, Sikh Izhan Nazrel, tampil gemilang dengan dua penyelamatan beruntun di menit ke-37. Tendangan Luchiano Guaycochea dan bola rebound dari Andrew Jung sukses digagalkan, meski Nazrel sempat mengalami benturan keras dengan Jung dan harus mendapat perawatan medis.
Babak Kedua: Kebangkitan Pangeran Biru
Memasuki babak kedua, Persib tampil jauh lebih agresif. Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-49. Berawal dari kemelut di depan gawang, Andrew Jung mencatatkan namanya di papan skor dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Setelah gol tersebut, Persib semakin percaya diri dan terus menggempur pertahanan Selangor. Sejumlah peluang emas tercipta, namun penyelesaian akhir masih belum maksimal.
Pelatih Bojan Hodak melakukan perubahan besar pada menit ke-65 dengan memasukkan Beckham Putra, Adam Alis, dan Robi Darwis untuk menggantikan Berguinho, Guaycochea, dan Frans Putros. Lima menit berselang, giliran Ramon Tanque masuk menggantikan Jung.
Pergantian itu terbukti jitu. Permainan Persib menjadi lebih cepat dan kreatif. Pada menit ke-81, kombinasi Marc Klok dan Adam Alis berbuah gol penyeimbang. Umpan matang Klok diselesaikan dengan tembakan terarah oleh Adam Alis. Skor imbang 2-2 dan pertandingan kembali hidup.
Gol Penentu di Injury Time
Saat laga tampak akan berakhir imbang, drama terjadi di masa injury time. Kiper Selangor, Nazrel, melakukan blunder fatal ketika gagal menghalau bola dengan sempurna. Adam Alis yang berada di posisi tepat langsung menyambar bola dan mengubah skor menjadi 3-2 untuk Persib.
Gol itu menjadi penutup sempurna comeback luar biasa Maung Bandung malam itu.
“Kami tidak menyerah meski tertinggal dua gol. Tim menunjukkan karakter dan semangat juang luar biasa,” ujar pelatih Persib, Bojan Hodak, usai pertandingan.
Laga sempat terhenti pada menit ke-89 akibat keributan di tribun suporter Persib, namun pertandingan kembali dilanjutkan setelah situasi terkendali. Hingga peluit panjang berbunyi, Persib berhasil mempertahankan keunggulan 3-2.
Persib Puncaki Klasemen Grup G
Dengan kemenangan ini, Persib Bandung kini mengoleksi 10 poin dan menempati posisi puncak klasemen sementara Grup G ACL 2, unggul satu angka dari Bangkok United di posisi kedua. Sementara itu, Selangor FC terpuruk di dasar klasemen tanpa satu pun poin.
Hasil ini juga memperpanjang tren positif Persib di kompetisi Asia, sekaligus membuktikan bahwa klub asal Bandung itu mampu bersaing di level internasional dengan mental juara dan determinasi tinggi.
Kemenangan dramatis atas Selangor FC menjadi bukti bahwa Persib Bandung tidak hanya tangguh secara teknis, tetapi juga mental.
Comeback 3-2 ini akan tercatat sebagai salah satu laga paling berkesan dalam sejarah Persib di kompetisi Asia. Dengan semangat Pangeran Biru yang tak pernah padam, perjalanan Persib menuju fase selanjutnya ACL 2 kini terbuka lebar.






