Daftar Harga Mobil Listrik April 2026: Stabil, Tapi Sejumlah Merek Mulai Naikkan Harga

Faktaindonesianews.com – Pasar mobil listrik di Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat memasuki April 2026. Meski secara umum harga masih tergolong stabil, beberapa merek mulai melakukan penyesuaian. Hal ini seiring meningkatnya permintaan dan bertambahnya pilihan model yang kini mencapai sekitar 80 varian kendaraan listrik di Tanah Air.

Sejumlah produsen seperti Changan, Chery, dan Polytron tercatat menaikkan harga. Misalnya, Changan Lumin kini dijual Rp205 juta atau naik Rp22 juta dari sebelumnya. Sementara itu, Chery J6 Phantom Edition mengalami kenaikan cukup signifikan hingga Rp50 juta lebih, tergantung variannya.

Bacaan Lainnya

Daftar Harga Mobil Listrik Murah (Rp150–300 Jutaan)

Di segmen entry-level, pilihan mobil listrik semakin beragam dan terjangkau. Berikut beberapa model populer:

  • VinFast VF 3: Rp156 juta (tanpa baterai), Rp230 juta (dengan baterai)
  • Seres E1: Rp189 juta – Rp219 juta
  • BYD Atto 1: Rp199 juta – Rp235 juta
  • Wuling Air ev: Rp214 juta – Rp307 juta
  • Citroen E-C3: Rp289 juta
  • Neta V-II: Rp299 juta

Segmen ini menjadi favorit masyarakat karena harga relatif terjangkau dan cocok untuk penggunaan perkotaan.

Segmen Menengah (Rp300–600 Jutaan)

Di kelas ini, konsumen mendapatkan fitur lebih lengkap dan jarak tempuh lebih jauh:

  • BYD Dolphin: Rp369 juta – Rp429 juta
  • BYD Atto 3: Rp415 juta – Rp520 juta
  • MG 4 EV: Rp405 juta – Rp419 juta
  • Hyundai Kona Electric: Rp565 juta – Rp668 juta
  • Chery E5: Rp379 juta – Rp419 juta
  • Wuling Cloud EV: Rp415 juta – Rp443 juta
  • Changan Deepal S07: Rp599 juta

Mobil di segmen ini menawarkan keseimbangan antara harga, performa, dan teknologi.

Segmen Premium (Rp600 Jutaan ke Atas)

Untuk konsumen kelas atas, pilihan mobil listrik premium semakin beragam:

  • Hyundai Ioniq 5: Rp809 juta – Rp925 juta
  • Kia EV9: Rp1,98 miliar
  • BMW i4 eDrive35: Rp1,84 miliar
  • Mercedes-Benz EQS: Rp3,1 miliar – Rp4,5 miliar
  • Lexus RZ 450e: Rp2,28 miliar
  • Volvo EX30: Rp930 juta – Rp1,1 miliar

Bahkan, model ultra-premium seperti Mercedes-Maybach EQS SUV tembus Rp7,65 miliar.

Tren Baru: Beli Mobil Tanpa Baterai

Menariknya, beberapa merek seperti VinFast dan Polytron mulai menawarkan skema pembelian tanpa baterai. Harga mobil jadi lebih murah, sementara baterai bisa disewa. Ini menjadi solusi bagi konsumen yang ingin masuk ke dunia kendaraan listrik dengan biaya awal lebih rendah.

Pasar Semakin Kompetitif

Selain banyaknya pilihan, pasar juga diwarnai masuknya merek baru seperti Xpeng, Zeekr, hingga Jaecoo. Namun di sisi lain, ada model yang mulai ditarik dari pasar seperti Lexus UX 300e, menandakan dinamika industri yang terus berubah.

Kenaikan harga pada beberapa model dinilai wajar, mengingat peningkatan fitur, teknologi baterai, serta biaya produksi. Namun secara umum, harga mobil listrik masih kompetitif dan semakin mudah diakses oleh berbagai kalangan.

Pos terkait