Indramayu, Faktaindonesianews.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penguatan budaya kerja aparatur sipil negara (ASN). Upaya ini diwujudkan lewat kolaborasi bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Barat melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Budaya Kerja dan Implementasi Nilai-nilai Dasar ASN BerAKHLAK, yang berlangsung pada 26–27 November 2025 di kantor Disnaker Indramayu.
Kepala Disnaker Kabupaten Indramayu, Endang Ismiati, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan pelayanan ketenagakerjaan yang terus berkembang.
“Tantangan ketenagakerjaan di Indramayu sangat kompleks, mulai dari pelayanan pencari kerja hingga hubungan industrial. Karena itu, nilai-nilai dasar BerAKHLAK Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif tidak boleh hanya menjadi slogan di dinding kantor, tetapi harus hadir dalam setiap layanan yang kami berikan,” ujar Endang, Rabu (26/11).
Bimtek yang berlangsung selama 16 Jam Pelajaran (JP) tersebut menghadirkan narasumber dari BPSDM Jabar. Para ASN mendapatkan materi mengenai internalisasi nilai dasar ASN, praktik penerapan di lapangan, hingga pembahasan studi kasus yang umum terjadi dalam birokrasi daerah.
Endang menekankan bahwa penguatan budaya kerja merupakan inti dari transformasi birokrasi.
“Kami ingin memastikan setiap personel Disnaker memahami peran strategisnya. Transformasi birokrasi bukan hanya soal mengganti sistem digital, tetapi yang utama adalah perubahan pola pikir dan budaya kerja manusianya,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan ketenagakerjaan di Kabupaten Indramayu. Selain itu, Bimtek ini mendukung visi pemerintah daerah untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan.
