Faktaindonesianews.com – Dua atlet top Indonesia resmi mengakhiri perjalanan panjang mereka di dunia olahraga setelah tampil di SEA Games 2025. Mereka adalah I Gede Siman Sudartawa dari cabang olahraga renang dan Edgar Xavier dari wushu, dua figur ikonik yang selama bertahun-tahun menjadi tulang punggung prestasi Indonesia di level Asia Tenggara.
I Gede Siman Sudartawa dikenal sebagai salah satu perenang terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Atlet spesialis gaya punggung ini mencatatkan 20 medali SEA Games sepanjang kariernya, yang diraih dalam delapan edisi SEA Games sejak 2011.
Dari total medali tersebut, sembilan di antaranya merupakan medali emas. Empat emas ia persembahkan pada SEA Games 2011, dua emas pada 2013, satu emas pada 2017, serta satu emas lainnya pada 2019. Konsistensi Siman menjadikannya simbol kejayaan renang Indonesia selama lebih dari satu dekade.
SEA Games 2025 di Thailand menjadi panggung internasional terakhir bagi Siman. Ia menutup kariernya dengan meraih medali perunggu nomor gaya punggung 50 meter putra. Momen perpisahan tersebut berlangsung emosional dan disambut penghormatan dari tim serta federasi.
“Yang pasti aku bangga banget buat tim renang ini sekarang. Aku minta tolong dipertahankan, saling semangat, saling menyemangati satu sama lain,” ujar Siman dalam unggahan resmi Akuatik Indonesia.
Sementara itu, Edgar Xavier, atlet wushu andalan Indonesia, juga mengambil keputusan besar untuk pensiun. Peraih medali emas Kejuaraan Dunia Wushu 2022 ini mengungkapkan alasan keluarga sebagai pertimbangan utama.
“Yang pasti keluarga jadi prioritas. Prioritas hidup pasti berubah,” kata Edgar, Selasa (16/12), seperti dikutip dari Antara.
Edgar tengah menantikan kelahiran anak pertamanya yang diperkirakan lahir pada Maret tahun depan. Ia memilih mengakhiri karier profesional agar dapat memberikan perhatian penuh kepada istri dan keluarganya.
“Saya dibesarkan di keluarga yang selalu ada buat saya. Dan saya ingin melakukan hal yang sama untuk anak dan keluarga saya,” tutur Edgar.
Keputusan pensiun Siman Sudartawa dan Edgar Xavier menandai berakhirnya era dua legenda olahraga Indonesia. Keduanya meninggalkan warisan prestasi, keteladanan, serta inspirasi besar bagi generasi atlet muda Tanah Air yang akan melanjutkan estafet kejayaan di panggung internasional.






