Farhan Ajak Pemuda Bandung Perkuat Patriotisme dan Literasi Digital, Kedaulatan Data Jadi Sorotan

Ia mengajak pemuda lebih bijak menggunakan media sosial, memeriksa kebenaran informasi, dan tidak terburu-buru bereaksi berdasarkan emosi ketika menerima atau menyebarkan konten digital.

“Untuk itu, mari kita perkuat dengan literasi digital yang kuat. Kita perkuat dengan literasi dan pengetahuan tentang teknologi digital yang betul-betul kita pahami. Tidak hanya sekadar mengikuti emosi dua jempol kita,” katanya.

Bacaan Lainnya

Menurut Farhan, literasi digital tidak cukup hanya dengan kemampuan menggunakan perangkat dan aplikasi. Generasi muda juga perlu memahami risiko penyebaran informasi, menjaga privasi, serta bertanggung jawab atas aktivitasnya di ruang digital.

Kemampuan tersebut menjadi semakin penting ketika data memiliki peran besar dalam kehidupan masyarakat, mulai dari pelayanan publik hingga pengambilan keputusan pemerintah.

Sumpah Pemuda Harus Diwujudkan Lewat Aksi Nyata

Farhan berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Ia mengajak generasi muda Kota Bandung menerjemahkan nilai patriotisme, kegigihan, dan empati melalui kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kontribusi itu dapat dimulai dari kepedulian terhadap lingkungan sekitar, keterlibatan dalam kegiatan sosial, penghormatan terhadap perbedaan, hingga penggunaan teknologi secara bertanggung jawab.

Dengan memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan literasi digital, generasi muda diharapkan mampu meneruskan perjuangan para pendahulu sekaligus menjawab tantangan bangsa di era modern. Pesan Farhan menegaskan bahwa patriotisme masa kini tidak hanya diwujudkan melalui kecintaan terhadap tanah air, tetapi juga melalui upaya memperjuangkan keadilan sosial dan menjaga kedaulatan data Indonesia.

Pos terkait