Farhan Minta Pemkot Bandung Siapkan Mitigasi Musim Hujan, Sampah Jadi Perhatian Utama

Petugas Pemilah Sampah di 1.597 RW Masih Belum Cukup

Saat ini, petugas pemilah dan pengolah sampah telah tersedia di 1.597 RW di Kota Bandung. Namun, Farhan menilai jumlah tersebut masih belum sebanding dengan kebutuhan penanganan sampah yang dihasilkan setiap hari.

“Petugas pemilah yang ada di 1.597 RW masih jauh dari cukup. Tentu saja artinya kita akan menambah terus,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Persoalan tersebut menjadi semakin penting karena produksi sampah Kota Bandung tergolong tinggi. Secara resmi, produksi sampah berada di sekitar 1.500 ton per hari. Namun, berdasarkan kondisi di lapangan, jumlah sebenarnya diperkirakan dapat mendekati 2.000 ton per hari karena terdapat sampah yang berasal dari berbagai wilayah.

Besarnya volume tersebut menunjukkan bahwa mengandalkan pengangkutan saja bukan solusi yang berkelanjutan.

Mitigasi Musim Hujan Harus Dimulai Sekarang

Farhan meminta setiap perangkat daerah dan aparat kewilayahan mulai melakukan pemetaan persoalan masing-masing. Langkah tersebut mencakup identifikasi titik rawan genangan, kesiapan infrastruktur, pengelolaan sampah, serta koordinasi apabila terjadi kondisi darurat.

Ia mengingatkan agar persiapan tidak baru dilakukan ketika hujan deras sudah terjadi.

“Setiap wilayah, setiap dinas mulai memperhatikan dan merancang,” katanya.

Bagi Pemkot Bandung, penanganan genangan dan sampah memiliki keterkaitan yang cukup erat. Sampah yang tidak tertangani dapat masuk ke saluran air dan menghambat aliran, sehingga berpotensi memperburuk genangan ketika hujan dengan intensitas tinggi turun.

Karena itu, strategi menghadapi musim hujan tidak cukup hanya dengan memperbaiki saluran air. Pengurangan sampah dari sumber, peningkatan kapasitas pengolahan di wilayah, kesiapan infrastruktur, dan koordinasi antarperangkat daerah juga menjadi bagian dari mitigasi.

Pos terkait