Ciamis, Faktaindonesianews.com – Akses lalu lintas Ciamis–Cirebon sempat lumpuh total setelah Jembatan Cikaleho di Desa Buniseuri, Kecamatan Cipaku, amblas akibat longsor beberapa waktu lalu. Untuk mengantisipasi dampak kepadatan dan memulihkan mobilitas warga, Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama pemerintah pusat langsung mengambil langkah cepat dengan memasang Jembatan Bailey sebagai jalur sementara.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, proses pemasangan jembatan darurat ini sudah dimulai sejak Selasa (25/11/2025). Pekerjaan dilakukan secara intensif dengan estimasi penyelesaian sekitar 7 hari. Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, membenarkan progres tersebut.
“Estimasi pengerjaannya kurang lebih 7 hari,” ujar Ani, Rabu (26/11/2025).
Ia menjelaskan, setelah Jembatan Bailey terpasang, kendaraan sudah bisa melintas kembali. Namun, akses akan diberlakukan sistem buka-tutup karena lebar jembatan terbatas dan kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil.
“Jadi meskipun Bailey sudah terpasang, tetap diberlakukan buka-tutup demi keamanan pengguna jalan,” tegasnya.
Ani juga menambahkan, pembangunan jembatan permanen di Cikaleho direncanakan oleh Kementerian PUPR dan telah masuk dalam anggaran tahun 2026. Ia berharap proses tersebut berjalan lancar sehingga akses utama Ciamis–Cirebon dapat kembali normal sepenuhnya.
Sementara itu, selama proses pemasangan jembatan darurat berlangsung, instansi terkait telah menyiapkan jalur alternatif bagi kendaraan dari dua arah. Pengalihan arus ini diharapkan membuat lalu lintas tetap berjalan meski harus memutar.
“Kami imbau masyarakat yang hendak bepergian lewat jalur Ciamis–Cirebon untuk menggunakan alternatif yang sudah disiapkan,” pungkas Ani.
