Faktaindonesianews.com – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), kembali menjadi sorotan setelah pernyataannya yang menyebut Joko Widodo (Jokowi) bisa menjadi Presiden berkat perannya. Pernyataan ini memicu perhatian publik dan menimbulkan berbagai spekulasi mengenai latar belakangnya.
Bantah Tuduhan Tidak Tahu Balas Budi
Juru bicara JK, Husain Abdullah, menjelaskan bahwa pernyataan tersebut bukan tanpa sebab. Ia menyebut, JK selama ini kerap dituding tidak tahu berterima kasih kepada Jokowi, terutama karena pernah diangkat menjadi wakil presiden pada 2014.
Menurut Husain, tudingan tersebut telah lama dipendam oleh JK hingga akhirnya ia merasa perlu meluruskan persepsi publik.
“Pernyataan itu untuk menjawab narasi bahwa JK tidak punya rasa terima kasih. Padahal faktanya tidak seperti itu,” ujarnya.
Peran Kunci di Pilgub DKI 2012
Husain mengungkapkan, JK memiliki peran penting dalam awal karier politik Jokowi di tingkat nasional. Salah satu momen krusial adalah saat pencalonan Jokowi pada Pilgub DKI Jakarta 2012.
Kala itu, JK disebut sebagai sosok yang memperkenalkan Jokowi kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, sehingga Jokowi mendapat kesempatan maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.
Langkah tersebut dinilai menjadi titik awal yang membuka jalan bagi Jokowi untuk dikenal luas di panggung nasional.
Dari Gubernur ke Presiden
Menurut Husain, keberhasilan Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta menjadi batu loncatan penting menuju Pemilihan Presiden 2014. Tanpa pengalaman di Jakarta, peluang Jokowi untuk maju sebagai calon presiden dinilai tidak akan sebesar itu.
Ia juga menegaskan bahwa pencalonan Jokowi sebagai presiden tidak lepas dari keputusan Megawati yang menginginkan JK sebagai pendampingnya.
“Kala itu, Ibu Mega tidak bersedia mengesahkan pencalonan Jokowi tanpa JK sebagai wakilnya,” jelas Husain.
Penentuan Pasangan Capres-Cawapres
Husain menekankan bahwa keputusan pasangan capres-cawapres bukan berasal dari Jokowi, melainkan dari Megawati sebagai Ketua Umum PDIP. JK diminta langsung untuk mendampingi Jokowi karena dianggap memiliki pengalaman yang dapat melengkapi kekurangan Jokowi saat itu.
Hal ini sekaligus menjadi jawaban atas anggapan bahwa JK “dipilih” oleh Jokowi, yang menurutnya tidak sepenuhnya tepat.
Dipicu Isu Tudingan dan Laporan Polisi
Pernyataan JK juga muncul di tengah polemik lain, termasuk tudingan dari Rismon Sianipar yang menyebut dirinya mendanai isu ijazah Jokowi. JK menegaskan telah mengambil langkah hukum atas tudingan tersebut.
Ia mengaku beberapa kali dihubungi oleh Roy Suryo dan pihak lain terkait isu tersebut, namun memilih untuk tidak terlibat karena ingin menjaga posisi netral.
Pernyataan Tegas JK Jadi Sorotan
Dalam pernyataannya, JK secara tegas menyebut dirinya sebagai sosok yang membawa Jokowi dari Solo ke panggung politik nasional.
“Jokowi jadi presiden karena saya,” ujar JK.
Pernyataan ini sontak menjadi perhatian publik karena menyinggung perjalanan politik salah satu tokoh paling berpengaruh di Indonesia saat ini.
