Korlantas Polri Ungkap Keunggulan e-BPKB, Wajib untuk Kendaraan Baru Mulai 2027

Korlantas Polri Ungkap Keunggulan e-BPKB, Wajib untuk Kendaraan Baru Mulai 2027

Faktaindonesianews.com – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus mematangkan penerapan BPKB Elektronik (e-BPKB) yang akan diberlakukan secara menyeluruh untuk seluruh kendaraan baru di Indonesia mulai tahun 2027. Sistem baru ini diklaim memiliki banyak keunggulan dibandingkan BPKB konvensional yang selama ini digunakan masyarakat.

Korlantas Polri menjelaskan bahwa e-BPKB merupakan dokumen kepemilikan kendaraan berbasis digital. Seluruh data kendaraan dan identitas pemilik tersimpan secara aman di dalam sistem kepolisian, sehingga lebih terlindungi dari berbagai risiko administratif.

Bacaan Lainnya

Dengan sistem digital tersebut, e-BPKB mampu meminimalkan potensi pemalsuan, kehilangan, maupun kerusakan dokumen, yang selama ini kerap menjadi masalah pada BPKB fisik berbahan kertas.

“e-BPKB menghadirkan sistem administrasi kepemilikan kendaraan yang lebih modern, terintegrasi, dan dilengkapi fitur keamanan tingkat tinggi,” jelas Korlantas Polri.

Gunakan Chip RFID, Data Lebih Aman dan Dinamis

Salah satu keunggulan utama BPKB elektronik terletak pada penggunaan chip RFID (Radio Frequency Identification) yang tertanam di bagian belakang dokumen. Chip ini berfungsi menyimpan data kendaraan dan identitas pemilik secara dinamis dan terenkripsi.

Teknologi tersebut memungkinkan data kendaraan tetap aman, sulit dipalsukan, dan dapat diperbarui sesuai kebutuhan administrasi. Dengan sistem ini, aparat maupun pemilik kendaraan dapat mengakses data secara cepat tanpa harus bergantung pada dokumen fisik semata.

Ganti BPKB Rusak atau Hilang Jadi Lebih Mudah

Korlantas Polri juga menegaskan bahwa e-BPKB mempermudah proses penggantian BPKB apabila dokumen rusak atau hilang. Karena seluruh data telah tersimpan dalam sistem digital kepolisian, pemilik kendaraan tidak perlu mengulang proses panjang dari awal.

Selain itu, proses mutasi kendaraan antar daerah diklaim menjadi jauh lebih cepat. Jika sebelumnya memakan waktu berhari-hari, kini mutasi kendaraan bisa diselesaikan dalam satu hari kerja, karena data kendaraan sudah terintegrasi secara nasional.

Pos terkait