Faktaindonesianews.com – Bagi Mahesa, siswa kelas 6 SD Barunawati, Kota Semarang, berjalan kaki menuju sekolah sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Setiap pagi, anak berusia 12 tahun itu melewati kawasan pesisir yang kerap terdampak banjir rob untuk mengikuti kegiatan belajar.
Selama sekitar satu tahun, sepatu yang dikenakannya juga terus menemani perjalanan menuju sekolah. Karena digunakan hampir setiap hari, kondisinya mulai mengalami kerusakan. Namun, keadaan tersebut tidak membuat Mahesa kehilangan semangat untuk belajar.
Di lingkungan sekolah, Mahesa dikenal sebagai anak yang ceria, aktif, dan memiliki rasa ingin tahu tinggi. Ia juga antusias mengikuti pembelajaran dan berani bertanya ketika menemui materi yang belum dipahami.
“Keseharian Mahesa tidak jauh dari teman-temannya. Kalau di sekolah, dia kalau jajan hanya dua ribu. Meskipun kecil, anaknya pandai, ceria dan lincah. Dalam mengikuti pembelajaran juga sangat antusias, selalu bertanya kalau tidak tahu,” ujar Guru SD Barunawati Semarang, Wagiyem, dikutip Senin (28/9/2026).
Mahesa Punya Keinginan Sederhana
Di tengah aktivitasnya sebagai pelajar, Mahesa menyimpan satu keinginan sederhana. Ia ingin memiliki sepeda sendiri agar perjalanan menuju sekolah tidak lagi harus ditempuh dengan berjalan kaki.
Keinginan tersebut akhirnya terwujud melalui dukungan BRI Peduli. Mahesa mendapatkan sebuah sepeda yang kini dapat digunakan untuk menunjang aktivitasnya sehari-hari, terutama perjalanan menuju sekolah.
Tidak hanya Mahesa, sejumlah siswa SD Barunawati juga mendapatkan bantuan berupa buku, tas, alat tulis, dan sepatu.
Sementara itu, para guru dan penjaga sekolah turut menerima paket sembako sebagai bentuk dukungan dari BRI Peduli.
Bantuan BRI Peduli Disambut Sekolah
Pihak SD Barunawati Semarang menyambut baik bantuan yang diberikan. Dukungan tersebut dinilai memberikan manfaat bagi siswa sekaligus para tenaga pendidik dan penjaga sekolah.
“Kami atas nama SD Barunawati Semarang menyampaikan terima kasih kepada BRI Peduli, yang telah memberikan semua fasilitas untuk anak-anak, buku, tas dan sepatu, bahkan ada yang dapat sepeda. Selain itu, dari pihak guru juga berterima kasih telah diberikan bantuan paket sembako dari BRI Peduli yang tentunya sangat membantu kami,” ujar Wagiyem.
Bagi sekolah, bantuan tersebut bukan hanya berupa barang, tetapi juga menjadi bentuk perhatian terhadap kebutuhan para siswa dalam menjalani kegiatan pendidikan.
Mahesa Kaget Dapat Sepeda
Mahesa mengaku tidak menyangka keinginannya untuk memiliki sepeda akhirnya terwujud. Ia merasa terkejut sekaligus bahagia ketika mengetahui dirinya mendapatkan sepeda.
“Kaget banget, tidak menyangka bisa dapat sepeda. Senang sama bangga juga. Alhamdulillah, dari dulu pengen punya sepeda sendiri. Sekarang kalau berangkat sekolah bisa naik sepeda, jadi nggak jalan kaki lagi,” kata Mahesa.
Kini, sepeda tersebut menjadi bagian baru dalam perjalanan Mahesa menuju sekolah. Perjalanan yang sebelumnya dilakukan dengan berjalan kaki kini dapat ditempuh dengan lebih mudah.
Bagi Mahesa, sepeda itu bukan sekadar alat transportasi. Hadiah tersebut juga menjadi penyemangat untuk terus bersekolah dan mengejar cita-cita yang telah ia miliki.
Ingin Jadi Pemain Timnas dan Astronot
Mahesa ternyata menyimpan cita-cita besar. Ia ingin menjadi pemain sepak bola Timnas Indonesia sekaligus memiliki impian untuk menjadi astronot.
“Saya ingin menjadi pemain sepak bola Timnas Indonesia sama astronot Indonesia. Suka main bola, jadi berharap bisa masuk Timnas. Saya juga mau jadi astronot juga, soalnya bisa pergi ke luar angkasa,” tuturnya.
Kegemarannya bermain sepak bola membuat Mahesa berharap suatu hari bisa mengenakan seragam Timnas Indonesia. Di sisi lain, ketertarikannya terhadap luar angkasa membuat profesi astronot menjadi salah satu impian yang ingin diwujudkannya.
Jika kelak berhasil meraih cita-citanya, Mahesa ingin kesuksesan tersebut dipersembahkan untuk orang tua dan Indonesia.
“Kalau udah besar dan sukses, pengen bikin orang tua bangga dan senang. Terus juga ingin membanggakan negara Indonesia dan bantu orang tua,” ujarnya.
BRI Peduli Dukung Pendidikan Anak
Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan BRI Peduli sebagai payung program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus menghadirkan berbagai kegiatan sosial bagi masyarakat.
Salah satu fokus dukungan tersebut adalah membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak. Menurutnya, dukungan yang diberikan diharapkan dapat menemani generasi muda dalam menjalani proses belajar sekaligus mengejar cita-cita.
“Semoga bantuan yang diberikan BRI Peduli dapat membantu Mahesa dalam semangatnya untuk terus belajar dan mengejar cita-cita,” ungkap Dhanny.
Program tersebut menjadi bagian dari dukungan sosial BRI untuk masyarakat, khususnya dalam membantu kebutuhan yang berkaitan dengan pendidikan.
Sepeda Baru, Semangat Baru untuk Mahesa
Kini, rutinitas Mahesa menuju sekolah memiliki cerita baru. Jika sebelumnya ia harus berjalan kaki melewati kawasan pesisir yang kerap dilanda rob, kini sepeda pemberian BRI Peduli menjadi teman perjalanan barunya.
Bagi seorang anak yang memiliki cita-cita menjadi pesepak bola nasional dan astronot, dukungan sederhana tersebut dapat menjadi penyemangat untuk terus belajar dan berusaha.






