Prabowo Gelar Silaturahmi dengan Mantan Ajudan dan Pengawal, Kenang Kebersamaan 30 Tahun Lalu

Prabowo Gelar Silaturahmi dengan Mantan Ajudan dan Pengawal, Kenang Kebersamaan 30 Tahun Lalu

Faktaindonesianews.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar pertemuan penuh kehangatan dengan para mantan ajudan dan pengawal yang pernah mendampinginya saat masih aktif bertugas di militer. Acara silaturahmi tersebut berlangsung di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, pada Minggu sore.

Pertemuan ini menjadi momen istimewa karena menghadirkan kembali orang-orang yang pernah berada di lingkaran dekat Prabowo ketika dirinya bertugas di satuan elite TNI, yakni Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) dan Komando Pasukan Khusus (Kopassus), sekitar tiga dekade lalu.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden secara khusus mengundang para mantan ajudan dan pengawal tersebut untuk bersilaturahmi sekaligus mengenang masa-masa kebersamaan saat masih berdinas di lingkungan militer.

“Presiden Prabowo memanggil dan bersilaturahmi dengan seluruh mantan ajudan dan pengawal beliau yang pernah bertugas saat beliau berdinas di Kostrad dan Kopassus, atau ketika masih aktif di TNI sekitar 30 tahun lalu,” ujar Teddy dalam keterangan resmi melalui Sekretariat Kabinet di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah mantan pengawal terlihat berbincang santai dengan Presiden. Mereka saling bertukar cerita tentang perjalanan hidup setelah tidak lagi bertugas bersama Prabowo. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh nostalgia, menggambarkan kedekatan yang terjalin sejak lama.

Teddy juga mengungkapkan bahwa sebagian dari mantan ajudan dan pengawal tersebut masih aktif sebagai prajurit TNI hingga saat ini. Sementara yang lain telah memasuki masa pensiun dan melanjutkan karier di berbagai bidang, termasuk bekerja di beberapa perusahaan milik Presiden Prabowo.

Salah satu cerita yang mencuri perhatian dalam pertemuan itu datang dari seorang mantan pengawal yang mengungkapkan rasa terima kasih kepada Presiden. Ia menceritakan bahwa anaknya yang dulu disekolahkan oleh Prabowo kini telah berhasil menyelesaikan pendidikan hingga menjadi sarjana.

“Putranya yang disekolahkan oleh Bapak Presiden sekarang sudah lulus kuliah dan telah mendapatkan pekerjaan,” kata Teddy mengutip kisah yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Cerita tersebut menjadi gambaran bagaimana hubungan antara Prabowo dan para mantan pengawalnya tidak hanya terbatas pada hubungan profesional semata, tetapi juga terjalin dalam bentuk kepedulian personal dan dukungan terhadap keluarga mereka.

Momen silaturahmi tersebut kemudian dibagikan melalui akun media sosial resmi Sekretariat Kabinet pada Minggu malam. Unggahan itu langsung mendapat perhatian luas dari masyarakat dan menuai berbagai komentar positif dari warganet.

Banyak pengguna media sosial yang menilai pertemuan tersebut menunjukkan sikap Prabowo yang tetap menghargai orang-orang yang pernah bekerja bersamanya di masa lalu.

Salah satu komentar datang dari akun @fauzankalamardhi yang menuliskan, “Presiden Prabowo selalu ingat dengan orang yang pernah bersamanya.”

Pos terkait