Presiden Prabowo Tiba di Malang, Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU untuk Perkokoh Kebangsaan

Presiden Prabowo Tiba di Malang, Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU untuk Perkokoh Kebangsaan

Malang, Faktaindonesianews.com – Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan TNI Angkatan Udara Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (7/2) petang. Pesawat yang membawa Presiden dan rombongan mendarat sekitar pukul 18.40 WIB di tengah rintik hujan yang mengguyur kawasan pangkalan udara.

Sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda Jawa Timur menyambut langsung kedatangan Presiden Prabowo. Tampak hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen Rudi Saladin, Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto, serta Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsma Reza R.R. Sastranegara.

Bacaan Lainnya

Usai penyambutan, Presiden Prabowo bersama rombongan langsung melanjutkan perjalanan menuju hotel tempatnya bermalam. Kunjungan kerja ke Malang ini dilakukan untuk menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan berlangsung keesokan harinya.

Mujahadah Kubro Satu Abad NU digelar sebagai refleksi historis atas peran panjang NU dalam perjalanan bangsa Indonesia. Kegiatan keagamaan ini menjadi momentum spiritual sekaligus kebangsaan, yang menegaskan kontribusi NU dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejak sebelum kemerdekaan hingga saat ini.

Dengan mengusung tema “Memperkokoh Jam’iyyah, Tradisi, Kontribusi, dalam Mengembangkan Peradaban”, Mujahadah Kubro Satu Abad NU memiliki lima tujuan strategis. Pertama, menjadi wadah konsolidasi warga NU dari berbagai daerah. Kedua, meningkatkan pemahaman dan penguatan budaya pesantren sebagai akar tradisi NU.

Tujuan berikutnya mencakup pengembangan budaya dan peradaban, penguatan komitmen kebangsaan, serta pelestarian tradisi dan spiritualitas. Kelima tujuan tersebut dirancang untuk memperkokoh eksistensi NU agar tetap relevan dan berperan aktif di tengah dinamika global yang terus berubah.

Dalam konteks nasional, Mujahadah Kubro tidak hanya dimaknai sebagai ruang doa, tetapi juga sebagai simbol harapan bersama bagi bangsa. Kehadiran Presiden Prabowo dalam agenda ini mempertegas hubungan historis antara negara dan NU dalam menjaga stabilitas, persatuan, serta mendukung agenda pembangunan nasional.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pesan moral bahwa pembangunan bangsa tidak hanya bertumpu pada aspek ekonomi dan politik, tetapi juga pada kekuatan spiritual, tradisi, dan nilai kebangsaan yang terus dirawat.

Pos terkait