CIAMIS, Faktaindonesianews.com – Di balik manisnya rasa kurma cokelat dan aroma menggoda kue kering isi kurma, ada sosok inspiratif bernama Lilia. Perempuan tangguh asal Ciamis ini berhasil mengangkat brand Renaco sebagai pelopor kuliner sehat berbasis kurma di wilayahnya, berkat semangat pantang menyerah dan keinginannya untuk terus belajar.
Kisah sukses Renaco dimulai sejak 2019, saat Lilia yang gemar membuat camilan sehat untuk keluarga melihat potensi besar dari buah kurma.
“Banyak yang konsumsi kurma hanya saat Ramadan. Padahal kurma bisa diolah jadi produk lezat untuk sehari-hari,” ujarnya, Jumat (25/7/2025).
Dari situ, lahirlah berbagai produk Renaco seperti kurma cokelat, minuman kurma, dan aneka camilan sehat. Meski awalnya hanya diproduksi dari dapur rumah dengan bantuan dua pekerja harian dan modal seadanya, Lilia tak gentar. “Saya ingin Renaco dikenal sebagai produk yang enak, sehat, dan halal,” tegasnya.
Titik balik datang pada 2022, ketika Lilia menjadi binaan Rumah BUMN Jakarta yang dikelola BRI. Ia mengikuti berbagai pelatihan, dari pembukuan usaha, foto produk, hingga pemasaran digital. Hasilnya? Penjualan meningkat tajam, keuangan bisnis jadi lebih terkelola, dan tampilannya di media sosial makin menarik.
“Dulu saya asal catat pemasukan dan pengeluaran. Setelah pelatihan, saya sadar pentingnya pembukuan untuk melihat arah bisnis. Sekarang, saya bisa hitung laba dan susun strategi,” katanya.
Tak hanya itu, Renaco kini memanfaatkan QRIS BRI dan sistem Point of Sales (POS). Pelanggan bisa bertransaksi non-tunai dengan mudah, sementara Lilia bisa pantau omzet secara real time. “Transaksi jadi efisien, dan saya tidak repot urusan kembalian,” jelasnya.
Kini, semua produk Renaco sudah mengantongi sertifikasi halal, izin PIRT, dan HAKI. Bahkan dua pekerja yang dahulu membantunya kini menikmati manfaat dari usaha yang berkembang. “Setidaknya ada dua keluarga yang ikut terbantu. Itu sudah membahagiakan,” ujar Lilia.
Ke depan, ia bercita-cita membangun gerai khusus Renaco dengan konsep kafe sehat, dan memperluas pemasaran ke mancanegara lewat platform digital.
“Kuncinya cuma satu: konsisten. Terus belajar dan manfaatkan semua fasilitas, termasuk pelatihan dari Rumah BUMN BRI,” pesannya.
Sementara itu, Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendorong pertumbuhan UMKM.
“Lewat Rumah BUMN, kami tidak hanya beri pelatihan dan pembinaan, tapi juga teknologi dan akses pasar agar UMKM bisa naik kelas,” pungkasnya.
