Pariaman, Faktaindonesianews.com – Sebanyak 86 siswa MTs Negeri 1 Kota Pariaman, Sumatera Barat, di duga mengalami keracunan setelah menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (14/9/2026).

Para siswa mengalami sejumlah keluhan, mulai dari mual, pusing, muntah hingga nyeri pada bagian perut. Mereka kemudian di bawa ke dua rumah sakit di Kota Pariaman untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan pendataan terbaru, sebanyak 56 siswa sempat mendapat perawatan di RSUD Prof. H. Muhammad Yamin, sementara 30 siswa lainnya di rujuk ke RSUD Dr. Sadikin karena keterbatasan kapasitas di rumah sakit pertama.
Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan sebagian siswa yang kondisinya mulai membaik telah di perbolehkan pulang bersama keluarga. Sementara siswa lainnya masih menjalani observasi dan perawatan.
Dinas Kesehatan Kota Pariaman telah mengambil sampel makanan untuk di periksa di laboratorium. Sampel di ambil dari sisa makanan siswa maupun dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan tersebut.
Menu MBG yang di konsumsi para siswa terdiri dari nasi putih, ayam karaage dengan saus lada hitam, tahu goreng, tumis kacang panjang campur jagung dan buah.
Dugaan sementara sempat mengarah pada lauk ayam crispy atau ayam karaage. Namun, pemerintah belum memastikan makanan tersebut sebagai penyebab munculnya gejala. Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab kejadian.
Pemerintah Kota Pariaman juga telah meminta keterangan dari pihak penyelenggara MBG dan kepala SPPG yang memasok makanan ke sekolah.
Menariknya, makanan dari SPPG yang sama di ketahui juga di distribusikan ke sejumlah sekolah lainnya. Namun, laporan siswa mengalami gejala kesehatan sejauh ini di temukan di MTsN 1 Kota Pariaman. Kondisi tersebut turut menjadi bagian yang akan di evaluasi pemerintah.






