Sekda Bandung Paparkan Enam Fokus Pembenahan Kota dalam Apel Pagi

Sekda Bandung Paparkan Enam Fokus Pembenahan Kota dalam Apel Pagi

Bandung, Faktaindonesanews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menegaskan komitmennya dalam melakukan pembenahan tata kelola kota demi meningkatkan pelayanan publik. Dalam apel pagi di Balai Kota Bandung, Senin (28/7/2025), Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menyampaikan enam fokus utama yang saat ini menjadi perhatian serius pemerintah kota.

Keenam fokus ini mencakup persoalan harian yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari kemacetan, pengelolaan sampah, hingga dukungan olahraga.

Bacaan Lainnya

1. Penanganan Kemacetan di Titik Rawan

Kemacetan masih menjadi PR besar, terutama di wilayah padat seperti Jalan Ciwastra. Zul meminta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk lebih responsif terhadap penumpukan kendaraan.

“Dishub harus standby, lakukan monitoring langsung, terutama di kawasan pasar dan titik padat lainnya,” tegas Zul.

2. Evaluasi Kegiatan Skala Besar

Menanggapi insiden pembagian bir dalam acara Pocari Sweat Run, Zul menegaskan bahwa insiden tersebut tidak mengurangi kesuksesan acara yang justru mendatangkan peserta dari luar kota.

“Itu kejadian kecil. Tapi tetap jadi evaluasi ke depan, agar kepercayaan publik tetap terjaga,” ujarnya.

3. Penguatan Pengelolaan dan Reduksi Sampah

Masalah sampah juga jadi sorotan. Pemkot Bandung kini menggalakkan pengurangan sampah dari sumbernya melalui berbagai metode seperti insinerator, budidaya maggot, dan lainnya.

“Jangan sampai Bandung masuk kategori kota terkotor. Semua harus aktif dari sekarang,” kata Zul.

4. Evaluasi Fasilitas Umum: JPO Jalan Soekarno Hatta

Zul merespons keluhan warga soal Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Soekarno Hatta yang dianggap tidak ramah pengguna.

“Jalan itu padat dan lebar. Evaluasi JPO harus dilakukan demi keselamatan masyarakat,” katanya.

5. Stabilitas Harga Minyak Goreng

Lonjakan harga minyak goreng juga tak luput dari perhatian. Ia meminta instansi terkait mengawasi distribusi agar tidak terjadi panic buying.

“Kebutuhan pokok harus dijamin. Jangan sampai rakyat kesulitan hanya karena distribusi tidak terkendali,” tegasnya.

6. Dukungan untuk Kontingen Bandung di Fornas VII

Terakhir, Zul menyampaikan bahwa Wali Kota Bandung tengah menghadiri Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) ke-7 di NTB. Ia mengajak seluruh warga memberikan dukungan penuh.

“Ini bukan sekadar olahraga, tapi juga tentang menjaga citra Bandung sebagai kota sehat dan aktif,” ucapnya.

Menutup dengan Semangat Kolaborasi

Sebagai penutup, Zul mengingatkan seluruh ASN agar tetap menjaga semangat kerja, integritas, dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan kota.

“Semoga kita semua diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas,” tuturnya.

Pos terkait