Serangan KKB di Yahukimo: 20 Orang Terlibat, 13 Lubang Peluru Bersarang di Pesawat Smart Air PK-SNR

Serangan KKB di Yahukimo: 20 Orang Terlibat, 13 Lubang Peluru Bersarang di Pesawat Smart Air PK-SNR

Faktaindonesianews.com – Fakta baru terungkap dalam insiden penembakan pesawat Smart Air PK-SNR di Lapangan Terbang Karowai, Kabupaten Yahukimo, Papua. Satgas Damai Cartenz memastikan serangan tersebut dilakukan sedikitnya 20 anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Peristiwa berdarah yang terjadi pada Rabu (11/2) itu menewaskan dua kru pesawat dan meninggalkan duka mendalam bagi dunia penerbangan perintis di Papua.

Kaops Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Rahmadani, menjelaskan serangan terjadi saat pesawat bersiap lepas landas menuju Dekai. Sekitar pukul 10.30 WIT, pilot tengah memanaskan mesin sebelum melanjutkan penerbangan. Tiba-tiba, puluhan anggota KKB muncul dari sebuah penginapan yang berada di pinggir lapangan terbang.

Bacaan Lainnya

Tanpa peringatan, kelompok bersenjata itu langsung melepaskan tembakan secara membabi buta ke arah badan pesawat. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan sedikitnya 13 lubang bekas tembakan bersarang di badan pesawat Smart Air PK-SNR. Fakta ini memperlihatkan intensitas serangan yang sangat brutal dan terarah.

Faizal mengungkapkan, situasi berubah menjadi kepanikan dalam hitungan detik. Penumpang dan kru berusaha menyelamatkan diri dengan turun dari pesawat. Namun nahas, dua kru pesawat justru menjadi sasaran pengejaran. “KKB mengejar dan menembaki kedua kru pesawat hingga tewas,” ujar Faizal dalam keterangannya.

Kedua korban kini telah dimakamkan di kota asal masing-masing. Aparat memastikan proses evakuasi berjalan lancar meski situasi keamanan sempat mencekam. Serangan ini kembali menyoroti tingginya risiko operasional penerbangan sipil di wilayah pedalaman Papua, terutama di daerah yang rawan gangguan keamanan.

Berdasarkan keterangan saksi, para pelaku diduga bukan warga setempat. Saksi mengaku tidak mengenali wajah-wajah yang melakukan penyerangan tersebut. Hal ini memperkuat dugaan bahwa kelompok bersenjata itu datang dari luar Korowai untuk melancarkan aksi.

Satgas Damai Cartenz kini terus melakukan penegakan hukum dan pengejaran terhadap para pelaku. Aparat meningkatkan pengamanan di sejumlah titik rawan, termasuk lapangan terbang perintis yang menjadi akses vital distribusi logistik dan mobilitas masyarakat di Papua.

Insiden ini menambah daftar panjang kekerasan yang melibatkan KKB di Papua, khususnya yang menyasar fasilitas sipil dan transportasi udara. Serangan terhadap pesawat Smart Air PK-SNR bukan hanya merenggut nyawa, tetapi juga mengancam keselamatan penerbangan dan rasa aman masyarakat. Dengan temuan keterlibatan sekitar 20 pelaku dan bukti 13 lubang peluru, aparat kini menghadapi tantangan besar untuk memburu pelaku dan memastikan tragedi serupa tidak kembali terulang.

Pos terkait