Tiga Lokasi Jadi Titik Awal Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Kota Banjar

Tiga Lokasi Jadi Titik Awal Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Kota Banjar

Banjar, Faktaindonesianews.com – Pemerintah Kota Banjar, Jawa Barat, bersiap memulai pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai bagian dari program strategis pemerintah pusat. Pada tahap awal, pembangunan direncanakan berlangsung di tiga titik, yakni Desa Sukamukti, Desa Jajawar, dan Kelurahan Pataruman.

Wali Kota Banjar, Sudarsono, menyampaikan langsung rencana tersebut saat meninjau lokasi calon pembangunan di Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, Selasa (25/11/2025). Menurutnya, tiga titik itu dipilih sebagai lokasi percontohan untuk memulai penyebaran koperasi desa ke seluruh wilayah Kota Banjar.

Bacaan Lainnya

“Insya Allah Kota Banjar sudah menyiapkan tiga lokasi untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Pertama di Desa Sukamukti, kedua di Desa Jajawar, dan ketiga di Kelurahan Pataruman,” ujar Sudarsono.

Ia menambahkan bahwa saat ini pemerintah kota sedang menunggu proses awal berupa penyiapan lahan (cut and fill) sebelum pembangunan fisik dimulai. Jika proses administrasi rampung dalam waktu dekat, pelaksanaan pembangunan diproyeksikan dapat berjalan cepat.

“Kita tinggal cut and fill, minggu depan kita upayakan. Kalau besok saya tanda tangan, tiga bulan ke depan harus selesai,” tegasnya optimis.

Adapun tiga lokasi tersebut menjadi prioritas pengerjaan awal sebelum program ini diperluas ke seluruh desa dan kelurahan di Kota Banjar. Sudarsono menargetkan bahwa dalam waktu dekat, 25 desa dan kelurahan bisa memiliki gedung Koperasi Desa Merah Putih secara bertahap.

“Kita targetkan seluruh desa dan kelurahan punya Koperasi Desa Merah Putih. Untuk sementara fokus tiga dulu, mudah-mudahan tiga bulan selesai,” lanjutnya.

Sumber Anggaran dan Rincian Biaya Pembangunan

Pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih di Kota Banjar didanai langsung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Setiap unit gedung diperkirakan membutuhkan dana antara Rp1 miliar hingga Rp1,5 miliar, tergantung ukuran bangunan.

“Sumber anggarannya dari APBN, kurang lebih Rp1 sampai Rp1,5 miliar. Sekarang tidak boleh lagi kerja sama dengan pihak ketiga,” kata Sudarsono.

Setelah tiga gedung awal selesai dibangun, pemerintah kota akan mencari lahan tambahan untuk pembangunan tahap berikutnya. Dengan estimasi tiga bulan untuk setiap fase, pemerintah optimis seluruh kecamatan dapat segera memiliki fasilitas koperasi desa.

“Setelah tiga ini selesai, kita langsung cari lahan untuk yang lain. Targetnya, setiap tiga bulan tiga lokasi dibangun,” ujarnya.

Desa Jajawar Sambut Baik Program Nasional Ini

Kepala Desa Jajawar, Samsudin, menyatakan dukungannya terhadap pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih di wilayahnya. Ia menyebutkan bahwa program ini merupakan inisiatif strategis pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, dan pihaknya akan mendukung penuh pelaksanaannya.

“Kami siap mendukung program Pak Presiden, termasuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini,” ujarnya.

Samsudin berharap kehadiran gedung koperasi tersebut dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, terutama dalam membuka peluang usaha baru dan kerja sama lintas sektor.

“Jika sudah dibangun, kami akan bantu membuka peluang usaha dan bekerja sama dengan berbagai pihak. Mudah-mudahan koperasi ini sukses dan membawa kemajuan bagi masyarakat Jajawar,” tutupnya.

Pos terkait