Wali Kota Bandung Tegaskan Integritas ASN Bukan Sekadar Jargon, Harus Terbukti dalam Tindakan

Wali Kota Bandung Tegaskan Integritas ASN Bukan Sekadar Jargon, Harus Terbukti dalam Tindakan

Bandung, Faktaindonesianews.com – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak boleh berhenti sebagai jargon birokrasi, tetapi harus tercermin dalam tindakan nyata sehari-hari. Penegasan tersebut disampaikan dalam apel pagi Pemerintah Kota Bandung, Senin (15/12/2025).

Amanat Wali Kota Bandung dibacakan oleh Plt Asisten Administrasi Umum sekaligus Kepala BKAD Kota Bandung, Agus Slamet Firdaus, di hadapan seluruh ASN Pemkot Bandung.

Bacaan Lainnya

Dalam arahannya, Farhan menilai apel pagi menjadi ruang refleksi dan koreksi bersama, terutama di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap kinerja birokrasi Kota Bandung dalam beberapa waktu terakhir. Berdasarkan laporan analisis media, masih terdapat sejumlah isu publik yang belum tertangani secara optimal.

“Kondisi ini harus menjadi alarm bagi seluruh aparatur. Kepercayaan publik tidak lahir dari retorika, tetapi dari respons cepat dan kerja nyata,” tegas Farhan.

Tiga Prinsip Tegas untuk ASN Kota Bandung

Wali Kota Bandung menekankan tiga prinsip utama yang wajib dipegang seluruh ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Pertama, tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan kewenangan dalam bentuk apa pun.
Kedua, tidak ada perlindungan bagi ASN yang mencederai kepercayaan masyarakat.
Ketiga, tidak ada kompromi terhadap pelanggaran yang merusak marwah pemerintahan.

Penegasan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkot Bandung berkomitmen membangun birokrasi yang bersih, tegas, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Penguatan Pengawasan Internal

Arahan Wali Kota Bandung tersebut sekaligus memperkuat peran Inspektorat, BKPSDM, serta pimpinan perangkat daerah dalam membangun sistem pengawasan internal yang solid dan berkelanjutan.

Budaya saling mengingatkan, keterbukaan, serta keberanian menegakkan etika birokrasi dinilai menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang berintegritas.

Farhan berharap, penguatan nilai integritas di seluruh lini ASN dapat menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan, profesional, dan berpihak kepada warga Kota Bandung.

“Pemerintahan yang dipercaya masyarakat hanya bisa dibangun oleh aparatur yang berani menjaga integritasnya,” pungkasnya.

Pos terkait