Bandung, Faktaindonesianews.com – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa Satuan Pengamanan (Satpam) memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, Satpam tidak bisa lagi dipandang sebagai pelengkap semata, melainkan bagian penting dari sistem keamanan yang berkontribusi langsung menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, khususnya di wilayah perkotaan yang dinamis seperti Kota Bandung.
Pernyataan tersebut disampaikan Farhan saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Satpam yang digelar di Jalan Soekarno, Kota Bandung, pada Senin, 29 Desember 2025. Dalam sambutannya, Farhan menekankan bahwa tantangan keamanan di kota besar semakin kompleks dan membutuhkan sinergi berbagai pihak.
“Satpam lahir dari kesadaran bersama bahwa keamanan tidak bisa ditangani oleh satu institusi saja. Di situlah Satpam hadir sebagai kekuatan swakarsa yang profesional, terlatih, dan memiliki peran nyata di tengah masyarakat,” ujar Farhan.
Ia mengingatkan bahwa Satpam telah menjadi bagian dari sistem keamanan nasional sejak ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan Kapolri pada 30 Desember 1980. Sejak saat itu, peran Satpam terus berkembang dan semakin dibutuhkan, terutama di daerah perkotaan dengan aktivitas sosial dan ekonomi yang padat.
Di Kota Bandung sendiri, keberadaan Satpam dinilai sangat membantu. Mereka terlibat langsung dalam pengamanan perkantoran, kawasan usaha, pusat perbelanjaan, fasilitas publik, hingga lingkungan permukiman warga. Peran tersebut menjadi krusial dalam menjaga stabilitas dan rasa aman masyarakat sehari-hari.
Farhan juga menyoroti perubahan tantangan keamanan di era digital. Ancaman tidak lagi bersifat konvensional, tetapi turut berkembang seiring kemajuan teknologi dan dinamika sosial. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas, kompetensi, dan profesionalisme Satpam menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
Dalam kesempatan tersebut, Farhan memberikan apresiasi kepada Satuan Binmas Polrestabes Bandung yang dinilai konsisten melakukan pembinaan dan pelatihan Satpam. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari asosiasi profesi, badan usaha jasa pengamanan, hingga para pengguna jasa Satpam.
“Pembinaan berkelanjutan sangat penting agar Satpam tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga cakap secara profesional, memahami prosedur, dan mampu mengambil tindakan yang tepat dalam setiap situasi,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Farhan menyampaikan penghargaan kepada seluruh anggota Satpam atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama ini. Ia berharap peran Satpam di Kota Bandung terus diperkuat seiring meningkatnya tantangan keamanan.
