Faktaindonesianews.com, Pangandaran – Warga digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di aliran Green Canyon, Dusun Cidahu, Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Minggu (3/5/2026).
Korban diketahui bernama Faiz Nawawi (21), warga setempat. Jasadnya pertama kali ditemukan oleh penyedia jasa wisata sekitar pukul 14.40 WIB.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Pemeriksaan Awal
Plt. Kapolsek Cijulang, IPDA Oji Fauzi mengatakan pihaknya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Kami bersama Tim Inafis Polres Pangandaran dan tenaga medis langsung melakukan pemeriksaan awal di lokasi penemuan,” ujarnya.
Petugas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti dan memastikan kondisi korban saat ditemukan.
Kronologi Penemuan: Awalnya Dikira Boneka
Penemuan jasad ini bermula saat tiga saksi, yakni Saripudin, Dodi Supandi, dan Amas Agustia, selesai menjemput peserta body rafting di kawasan wisata tersebut.
Saat hendak menepikan perahu, mereka melihat benda mencurigakan yang terbawa arus sungai. Awalnya, benda tersebut dikira boneka hanyut.
Namun, setelah dicek menggunakan sebatang kayu, mereka terkejut karena benda tersebut ternyata tubuh manusia.
Evakuasi Cepat Dilakukan Warga dan Petugas
Warga yang berada di lokasi langsung mengevakuasi jasad korban ke pinggir sungai agar tidak terbawa arus lebih jauh. Setelah itu, petugas kepolisian tiba dan melanjutkan proses evakuasi secara resmi.
Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Pandega Pangandaran untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga berita ini diturunkan, jajaran Satreskrim Polres Pangandaran masih melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden tersebut.
Proses evakuasi dan olah TKP melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel Samapta, Unit Pidum, Tim Inafis Polres Pangandaran, tenaga medis dari Puskesmas Cijulang, hingga pihak keluarga korban.
Imbauan Kepolisian untuk Masyarakat
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pelaku wisata, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di area perairan seperti Green Canyon.
Langkah ini penting untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.
