Faktaindonesianews.com – Yamaha Indonesia angkat bicara terkait peluang sepeda motor listrik Yamaha Aerox-e untuk masuk ke pasar Tanah Air. Model skutik listrik ini sebelumnya sudah lebih dulu meluncur di India, memicu spekulasi publik soal kemungkinan kehadirannya di Indonesia. Namun hingga kini, Yamaha menegaskan belum ada rencana konkret untuk memasarkan Aerox-e di dalam negeri.
Manager Public Relations, YRA & Community Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Rifki Maulana, menyampaikan bahwa membawa Aerox EV ke Indonesia memerlukan kajian mendalam. Pasalnya, motor tersebut sejak awal dikembangkan khusus untuk pasar India, baik dari sisi desain maupun kebutuhan konsumen setempat.
“Aerox EV memang difokuskan untuk India. Bisa dilihat dari desainnya yang berbeda dengan Aerox yang dijual di sini. Modelnya masih menggunakan generasi sebelumnya,” ujar Rifki di Jakarta, dikutip Selasa (23/12).
Rifki menambahkan, hingga saat ini Yamaha Indonesia belum memiliki rencana untuk memasarkan Aerox-e secara resmi. Fokus produksi dan penjualan motor listrik tersebut masih ditujukan sepenuhnya untuk konsumen India.
Meski begitu, kehadiran Yamaha Aerox-e tetap menarik perhatian. Secara tampilan, motor ini masih mengusung desain Aerox versi bensin yang dipasarkan di India, dengan konsep X-center yang menonjolkan karakter sporty dan balap. Garis bodinya terlihat agresif, didukung lampu depan tajam dan dominan yang menjadi ciri khas keluarga Aerox.
Perbedaan utama terletak pada sektor penggerak. Aerox-e menggunakan motor listrik bertenaga 9,4 kW dengan torsi 48 Nm, serta dibekali baterai lithium-ion 3 kWh dengan konfigurasi ganda. Dalam kondisi baterai penuh, motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 106 kilometer. Yamaha juga menyediakan tiga mode berkendara, yakni Eco, Standard, dan Power, untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna.
Menariknya, Aerox-e tetap mempertahankan fitur khas seperti boost mode, yang memberikan tambahan tenaga saat akselerasi. Yamaha juga menyematkan fitur mundur (reverse) untuk memudahkan pengendara ketika parkir di ruang sempit. Sentuhan aksen biru muda khas EV dan emblem “e” semakin menegaskan identitas motor listrik ini.
Dari sisi teknologi, Yamaha Aerox-e dibekali konektivitas Y-Connect, memungkinkan motor terhubung dengan smartphone melalui Bluetooth. Fitur ini memudahkan pengendara memantau kondisi kendaraan secara realtime, mulai dari status baterai hingga informasi perjalanan.
Sementara itu di Indonesia, pengembangan motor listrik Yamaha masih berada pada tahap pengujian jangka panjang. Yamaha mengungkapkan proyek kendaraan listriknya sudah berjalan sejak 2017 dan hingga kini masih terus dikaji, menyesuaikan kesiapan pasar, infrastruktur, serta regulasi.






