Bandara Husein Sastranegara Siap Beroperasi Kembali, Pemkot Bandung Matangkan Infrastruktur dan Lion Group Buka Rute Baru

Faktaindonesianews.com, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyatakan siap menyambut reaktivasi Bandara Husein Sastranegara dengan menuntaskan berbagai pekerjaan infrastruktur dan pengaturan lalu lintas. Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan operasional bandara kembali berjalan lancar sekaligus mendukung peningkatan konektivitas Kota Bandung.

Kesiapan tersebut disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat Coffee Morning bersama pewarta di Pendopo Kota Bandung, Selasa (14/7/2026). Dalam kesempatan itu, Pemkot Bandung juga mengumumkan kabar baik bahwa Lion Group akan membuka dua rute penerbangan baru mulai Agustus 2026.

Bacaan Lainnya

Menurut Farhan, sejumlah pekerjaan fisik yang menjadi kewenangan pemerintah daerah telah diselesaikan, mulai dari pelapisan ulang jalan, penataan akses masuk dan keluar bandara, hingga penyempurnaan area penjemputan dan pengantaran penumpang.

“Semua pekerjaan sipil sudah dirapikan, termasuk akses menuju bandara dan area penjemputan maupun pengantaran penumpang,” ujar Farhan.

Akses Jalan, Area Parkir, dan Rekayasa Lalu Lintas Telah Disiapkan

Pemkot Bandung memastikan seluruh akses menuju Bandara Husein Sastranegara telah ditata agar mampu mengakomodasi meningkatnya mobilitas penumpang ketika bandara kembali beroperasi.

Farhan menjelaskan, pengelolaan area parkir dan transportasi resmi di lingkungan bandara nantinya akan menjadi kewenangan Lanud Husein Sastranegara bersama mitra pengelola.

Di sisi lain, Pemkot juga telah menyusun konsep penataan kawasan sekitar bandara agar lebih tertib dan nyaman bagi pengguna jasa penerbangan.

Bandung Siapkan Branding Kota di Area Bandara

Selain aspek infrastruktur, Pemkot Bandung juga ingin memanfaatkan reaktivasi bandara sebagai sarana promosi daerah.

Farhan mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan konsep branding Kota Bandung di area terminal keberangkatan maupun kedatangan setelah memperoleh kesempatan bekerja sama dengan InJourney.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan berbagai potensi Kota Bandung kepada wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis.

“Ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan Bandung kepada setiap penumpang yang datang maupun berangkat melalui Bandara Husein,” katanya.

Pendidikan, Wisata, Kuliner, dan Belanja Jadi Andalan Bandung

Farhan menilai Kota Bandung memiliki banyak keunggulan yang mampu menarik kunjungan masyarakat dari berbagai daerah.

Salah satunya adalah sektor pendidikan dengan keberadaan perguruan tinggi ternama seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) yang setiap tahun menjadi tujuan ribuan mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Selain itu, Bandung juga dikenal sebagai destinasi unggulan untuk wisata belanja, kuliner, hingga wisata perkotaan dengan berbagai objek yang lokasinya saling berdekatan.

“Bandung punya pendidikan, wisata, kuliner, dan belanja yang menjadi daya tarik. Tugas kami adalah terus mempromosikan semua potensi itu agar semakin banyak orang datang ke Bandung,” tuturnya.

Meski optimistis terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, Farhan menegaskan pelayanan kepada masyarakat Kota Bandung tetap menjadi prioritas utama.

“Pelayanan publik kepada warga Kota Bandung tetap menjadi prioritas. Kami ingin warga menjadi tuan rumah yang baik karena mereka juga merasakan manfaat dari berkembangnya sektor pariwisata dan ekonomi,” ungkapnya.

Dishub Selesaikan Rekayasa Lalu Lintas dan Penerangan Jalan

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan kepolisian, pengelola jalan nasional, pemerintah provinsi, serta berbagai pemangku kepentingan.

Koordinasi tersebut bertujuan memastikan akses menuju Bandara Husein Sastranegara berjalan lancar ketika operasional penerbangan dimulai kembali.

“Kami sudah melakukan koordinasi sejak awal, termasuk uji coba manajemen rekayasa lalu lintas pada 7 Juli 2026. Tujuannya agar arus kendaraan menuju dan keluar bandara berjalan lancar saat operasional penerbangan kembali dimulai,” ujar Rasdian.

Ia menjelaskan, kendaraan yang memasuki kawasan bandara melalui pintu utama akan diarahkan menggunakan jalur kiri menuju area parkir.

Sementara kendaraan yang hanya mengantar penumpang akan diarahkan menuju area drop off di sisi kiri terminal agar tidak menimbulkan antrean di pintu masuk.

Selain rekayasa lalu lintas, seluruh lampu penerangan jalan menuju bandara juga telah diperbarui.

Seluruh lampu merkuri kini telah diganti dengan lampu LED, sehingga akses menuju bandara menjadi lebih terang dan aman, terutama pada malam hari.

“Alhamdulillah penerangan jalan sudah 100 persen selesai. Semua lampu sudah menggunakan LED sehingga akses menuju bandara jauh lebih terang dan nyaman,” jelas Rasdian.

Ia menambahkan, pembaruan marka jalan telah selesai dilakukan, sementara perbaikan kanopi di kawasan bandara telah dituntaskan oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).

Wings Air Buka Dua Rute Baru dari Bandung

Pada kesempatan yang sama, Corporate Communications Strategic Wings Air Danang Mandala Prihantoro memastikan Lion Group menjadi salah satu maskapai pertama yang kembali melayani penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara.

Mulai 6 Agustus 2026, Wings Air akan membuka penerbangan Bandung–Bandar Lampung sebanyak tiga kali dalam sepekan menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi.

Selanjutnya, pada 7 Agustus 2026, Wings Air juga mulai melayani rute langsung Bandung–Palembang.

Menurut Danang, kedua rute tersebut dipilih setelah melalui studi kelayakan berdasarkan tingginya kebutuhan perjalanan masyarakat.

“Rute ini kami siapkan untuk mendukung perjalanan wisata, bisnis, pendidikan, maupun perjalanan dinas antara Jawa Barat dan Sumatera bagian selatan,” ujarnya.

Pos terkait