BPS Jabar: Inflasi September 2025 Capai 0,21 Persen, Daging Ayam dan Emas Jadi Pemicu Utama

BPS Jabar: Inflasi September 2025 Capai 0,21 Persen, Daging Ayam dan Emas Jadi Pemicu Utama

Bandung, Faktaindonesianews.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat inflasi bulanan (month to month/mtm) September 2025 sebesar 0,21 persen. Sementara inflasi tahunan (year on year/yoy) pada periode yang sama mencapai 2,19 persen.

Plt. Kepala BPS Jawa Barat, Darwis Sitorus, menyebut inflasi dipicu lonjakan harga daging ayam ras dan emas perhiasan.

Bacaan Lainnya

“Permintaan daging ayam dan emas melonjak, dipicu kenaikan harga emas dunia. Seluruh kelompok pengeluaran juga mengalami inflasi bulanan pada September 2025,” ujar Darwis, Rabu (1/10/2025).

Berdasarkan komoditas, andil inflasi tertinggi berasal dari daging ayam ras (0,15 persen), emas perhiasan (0,08 persen), cabai merah (0,06 persen), serta air kemasan dan ikan kembung (masing-masing 0,01 persen).

Sementara itu, beberapa komoditas justru menekan inflasi dengan menyumbang deflasi, yakni bawang merah (-0,09 persen) dan tomat (-0,05 persen).

Inflasi Menurut Kelompok Pengeluaran

  • Perawatan pribadi dan jasa lainnya: 1,45 persen (andil 0,09 persen)

  • Makanan, minuman, dan tembakau: 0,28 persen (andil 0,09 persen)

  • Perumahan, air, listrik, dan BBRT: 0,04 persen

  • Perlengkapan rumah tangga: 0,10 persen

  • Kesehatan: 0,03 persen

  • Rekreasi, olahraga, budaya: 0,12 persen

  • Informasi, komunikasi, dan jasa keuangan: 0,01 persen

  • Pendidikan: 0,10 persen

  • Penyediaan makanan/minuman-restoran: 0,04 persen

Inflasi di 10 Kabupaten/Kota Pantauan BPS

BPS mencatat, seluruh 10 wilayah pantauan di Jawa Barat mengalami inflasi pada September 2025. Kota Tasikmalaya mencatat inflasi tertinggi sebesar 0,32 persen, sedangkan Kabupaten Subang menjadi yang terendah dengan 0,07 persen.

Rincian inflasi daerah lainnya:

  • Kota Cirebon: 0,29 persen

  • Kota Depok: 0,25 persen

  • Kota Bekasi: 0,23 persen

  • Kabupaten Majalengka: 0,21 persen

  • Kota Bogor & Kabupaten Bandung: 0,20 persen

  • Kota Bandung: 0,16 persen

  • Kota Sukabumi: 0,15 persen

Harga Beras Masih Naik

BPS juga menyoroti pergerakan harga beras di penggilingan. Rata-rata harga beras September 2025 tercatat Rp13.640 per kg, naik 0,36 persen dibanding Agustus 2025.

  • Beras premium: Rp13.945 per kg (naik 0,79 persen)

  • Beras medium: Rp13.306 per kg (turun 0,17 persen)

Secara tahunan, harga beras di penggilingan naik 5,47 persen dibanding September 2024.

Pos terkait